Achmad Baiquni: “Perbankan Syariah Harus Meningkatkan Kualitas Layanan Prima”

Wakil Ketua Umum Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) – Achmad Baiquni sangat menyambut positif tingkat pertumbuhan perbankan syariah di tanah air yang cukup tinggi. Hal tersebut merupakan modal yang sangat positif bagi industri perbankan syariah untuk terus berkembang dengan pesat.

“Marketshare perbankan syariah di Indonesia memang baru berada pada kisaran 5%. Namun kita harus melihat bahwa perbankan syariah di Indonesia memiliki tingkat pertumbuhan yang cukup tinggi sekitar 20% yang jauh di atas pertumbuhan perbankan nasional yang tumbuh sekitar 12%. Hal tersebut menandakan komitmen pertumbuhan yang baik serta respon positif dari masyarakat,” demikian ungkap Ahmad Baiquni kepada MySharing hari ini di Jakarta.

Selain itu, lanjut Baiquni, peluang pertumbuhan perbankan syariah semakin besar dengan meningkatnya awareness masyarakat terhadap Halal Industry, termasuk literasi masyarakat terhadap keuangan syariah.

“Ini menjadi momentum bagi segenap stakeholder untuk memacu inovasi produk perbankan syariah serta meningkatkan kualitas layanan lebih baik lagi, terutama didukung dengan kapabiltias digital,” ungkap Baiquni.

Ahmad Baiquni pun sangat merespon kebijakan Pemerintah yang sekarang lebih menunjukkan kepeduliannya terhadap perkembangan industri perbankan syariah.

“Political Will atau keinginan politik dari pemerintah mungkin dahulu belum sekuat sekarang. Kalau sekarang saya kira pemerintah sudah sangat mendukung terhadap perkembangan keuangan syariah.Malah sekarang sudah akan segera beroperasinya Komite Nasional Keuangan Syariah atau KNKS. Bahkan sudah keluar Peraturan Presiden. Dan Presiden sendiri selaku Ketua dari KNKS tersebut, untuk itu hal ini untuk saat ini political will dari pemerintah sudah cukup tinggi,” papar Baiquni.

Baiquni yang juga menjabat sebagai Direktur Utama BNI mempunyai pemikiran tersendiri, bagaimana agar industri perbankan syariah ini bisa berkembang dengan lebih cepat untuk ke depannya.

“Untuk meningkatkan marketshare-nya, perbankan syariah perlu meningkatkan sosialisasi dan edukasi, serta melakukan inovasi produk yang dapat diterima oleh masyarakat secara luas. Perbankan syariah juga harus melihat peluang pertumbuhan unorganic melalui langkah-langkah konversi, spin-off, strategic partnership, dan lainnnya untuk mempercepat pertumbuhan masketshare. Selain itu perbankan syariah harus meningkatkan kualitas layanan yang prima sehingga masyarakat semakin nyaman dan mudah untuk mengakses jasa perbankan syariah,” demikian Ahmad Baiquni, Wakil Ketua Umum IAEI.

 

More Stories
Ilustrasi
Kutbah Jumat yang Sama Selama Tujuh Abad