Agar Kualitas Dosen di Indonesia Meningkat

Tingkatkan kualitas dosen di Indonesia, LPPM tazkia adakan research camp di Bogor.

Kegiatan diadakan pada Kamis-Jumat 27-28 September 2018. Diadakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STEI Tazkia berkolaborasi dengan Maybank Syariah Indonesia mengadakan program Exclusive Research Camp 2 di Hotel Salak The Herritage, Bogor, Jawa Barat.

Kepala LPPM STEI Tazkia, Ries Wulandari, MSi menegaskan beberapa tujuan program ini untuk berkontribusi pada peningkatan kualitas publikasi ilmiah dosen-dosen di Indonesia sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).

Hadir sebagai narasumber utama adalah Ketua STEI Tazkia, Murniati Mukhlisin, PhD yang juga dosen senior prodi Akuntansi Islam. Narasumber utama memberikan bimbingan penulisan paper sampai dengan proses mendaftar ke jurnal internasional terindeks Scopus. Selain itu,  peserta juga mendapat bimbingan penulisa akademis, antara lain pengajuan proposal doktorat dan naskah ilmiah yang efektif untuk konferensi internasional.

Narasumber lain yang hadir adalah alumni dari berbagai kampus yang berbagi tentang kehidupan selama menjadi mahasiswa di Australia, Inggris, dan Jepang.

Peserta mengikuti 18 jam sesi materi dengan antusias. Peserta luar berjumlah 18 orang terdiri dari dosen dari Universitas Muhammadiyah Magelang, UGM Yogyakarta, Universitas Trisakti Jakarta, STEI SEBI, Universitas Indonesia, UPN Veteran Jakarta, Universitas Pamulang  dan Praktisi Perbankan dari Maybank Syariah Indonesia.

Dosen internal yang terlibat adalah enam orang perwakilan Prodi Ekonomi Syariah, Akuntansi Syariah , dan Bisnis Manajemen Syariah STEI Tazkia.

“Acara ini mendapat dukungan penuh dari Maybank Syariah Indonesia sebagai sponsor utama dan bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) STEI Tazkia. Program serupa akan digelar di bulan Oktober 2018”, kata Ade Juraynaldi sebagai Ketua Panitia Pelaksana.

More Stories
Capres Prabowo Subianto
Demi Rakyat, Ini alasan Prabowo Larang Demo ke MK