Aksi Mahasiswa Warning KPK Tangkap Ahok

Jika KPK tidak segera memproses dan tangkap Ahok, puluhan mahasiswa akan segel gedung KPK.

Puluhan massa gabungan dari Himpunan Mahasiswa Al Wasliyah (HIMMAH) dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Baru,  Jakarta, Senin siang (6/3).

Demo kali ini, mereka mewarning 1 x 24 jam kepada KPK agar segera menetapkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Thajaha Purnawa alias Ahok sebagai tersangka dalam kasus korupsi pembelian lahan  Rumah Sakit (RS) Sumber Waras dan Reklamasi Teluk Jakarta.

“Kami minta agar KPK segera menetapkan dan tangkap Ahok. Jika tidak, kami akan segel kantor KPK,” ujar Rico P Tanjung selaku koordinasi aksi dalam orasinya di depan gedung KPK baru, Senin siang tadi.

Dalam aksinya, para mahasiswa tersebut juga meminta dua hal kepada KPK. Pertama, menagih janji KPK untuk tidak menutup kasus korupsi Ahok dalam pembelian lahan RS Sumber Waras. Kedua, yaitu, KPK segera memproses dan menangkap Ahok yang terlibat  kasus Reklamasi Teluk Jakarta.

Keterlibatan Ahok dalam kasus Reklamasi Teluk Jakarta, dengan adanya pengakuan dibawah sumpah Direktur Utama Agung Sedayu Group, Richard Halim Kusuma, yang merupakan anak perusahaan Podomoro.Pengakuan Richard Halim Kusuma ini pada Pengadilan Tipikor, bahwa Agung Sedayu Group telah memberikan uang sebesar Rp 1,6 triliun kepada Pemda DKI.

Namun hingga kini kasus suap Reklamasi Teluk Jakarta tak kunjung diproses,  pemerintah dan penegak hukum hanya menuai janji-janji akan segera memproses. Tapi hingga saat ini hanya bualan, mahasiswa pun kembali menuntut janji itu yakni segera KPK memproses dan tangkap Ahok.

 

More Stories
Mandiri Syariah Raih Penghargaan Golden Trophy