Amien Rais pada seminar bertajuk "Stop Reklamasi Teluk Jakarta", di Gedung DRP. Senayan, Jakarta, Selasa (16/5).

Amien Rais :Reklamasi itu Wujud Indonesia untuk Dijual

Proyek reklamasi itu bukan untuk rakyat. Ayuk adu data, jangan ditutup-tutupi!

Mantan Ketua MPR RI Amien Rais merespon sikap Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan yang menolak reklamasi di Teluk Jakarta dihentikan.

Amien Rais menilai proyek reklamasi itu bukan untuk rakyat, melainkan persembahan untuk asing. Terbukti ujar dia, iklan proyek reklamasi sudah nongol di Hongkong dan Beijing.

Amien Rais pun menantang Luhut dengan data dan fakta timnya. ”Mari kita adu fakta. Kalau memang datanya Pak Luhut reklamasi mengurangi banjir itu betul. Ya sudahlah saya tiarap. Tapi, kalau data kita lebih shahih, lebih afdol lebih kuat. Ya tentu Pak Luhut mohon maaf hentikan,” tukas Amien dalam paparnnya pada seminar bertajuk :”Stop Reklamasi Teluk Jakarta”, di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (16/5).

Pada kesempatan ini pula, Amien mengambil lembaran sebuah koran nasional dari map birunya, dan membacakan judul berita di koran tersebut. ”Komisi Informasi Pusat Tolak Permohonan Keterbukaan Informasi Reklamasi”.

Amien pun mempertanyakan: ”Mengapa hal itu ditutup-tutupi? Sekarang kita harus minta ke komisi informasi, tolong dibuka transparan,” tukas Amien.

Demi kepentingan bangsa, Amien pun mengingatkan siapa saja penguasa negeri ini agar tidak menjual Indonesia. ”Reklamasi ini wujud Indonesia for sale (untuk dijual). Ini harus kita hentikan bersama-sama,” pungkas Amien.

More Stories
HRS Pulang, Mau Pimpin Revolusi?