Aset Koperasi Syariah 212 Mencapai Rp 22 Miliar

Pada Sabtu, 6 Januari 2018 Koperasi Syariah (KS) 212 genap berumur satu tahun, aset dicapai saat ini mencapai Rp 22 Miliar dengan 33 ribu anggota.

Menurut Direktur Eksekutif KS212, Dr. Ahmad Juwaini, sampai dengan 31 Desember 2017, jumlah anggota yang terdaftar di KS 212 adalah sebanyak 33.941 orang. “Kalau dibandingkan dengan target yang ada di RKAK 2017 adalah sebanyak 35.000 orang, tingkat pencapaiannya adalah 96,9 %,” kata Ahmad Juwaini sebagaimana dikutip dari opininya di laman resmi Koperasi Syariah 212.

Jumlah anggota ini menurutnya perlu ditingkatkan lagi, mengingat jumlah peserta Aksi Bela Islam (ABI) ke 3 atau yang lebih populer sebagai aksi 212 menurut catatan beberapa media, mencapai tujuh juta orang. Masih banyak umat Islam yang perlu diajak bergabung menjadi anggota KS 212.

Sebanyak 33 ribu anggota tersebut, sebanyak 18.526 orang telah bergabung ke dalam Komunitas KS212. Komunitas KS212 adalah wahana untuk bersilaturahim dan membangun ekonomi umat melalui cara berjamaah.  Berjamaah, karena sebuah komunitas baru bisa didirikan jika jumlah anggotanya minimum 100 orang.

Menurut Ahmad Juwaini, sampai akhir 2017, jumlah komunitas yang sudah dikukuhkan KS 212 adalah 124 komunitas. Dengan baru 18.526 anggota bergabung di komunitas, menjadi tantangan selanjutnya untuk mendorong semua anggota bergabung ke dalam komunitas.

Sementara dari performa keuangan, sampai 31 Desember 2017 omzet KS212 adalah Rp 1,324 Miliar dengan biaya sebesar Rp 1,032 Miliar. Laba diraih KS212 pada 2017 adalah sebesar Rp 292,6 juta (unaudited). “Untuk performa sebuah koperasi yang baru berjalan satu tahun, pencapaian laba sebesar Rp 292,6 Juta tentu tidak buruk”, kata Ahmad Juwaini menjelaskan.

Itu baru aset KS212 sendiri, belum termasuk aset investasi anggota pada 212 Mart yang mencapai Rp 30,5 Miliar. “Jika kita hendak menggabung semua aset berputar dalam lingkup bisnis KS 212 adalah sebesar Rp 53,218 Miliar”, kata Juwaini menegaskan.

Laba #KS212 2017 mencapai Rp 290 Juta #Spirit212 Click To Tweet

Target Rp 212 Miliar
Sementara, menurut Ketua Dewan Pengurus KS21, Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.ec saat peluncuran KS212 pada 7 Januari 2017 di Sentul, Bogor, target aset 2017 adalah Rp 212 Miliar. ”Insya Allah, target aset Koperasi Syariah 212 dalam satu tahun ke depan berjumlah Rp 212 Miliar, tiga tahun Rp 2,12 Triliun, tujuh tahun Rp 21,2 Triliun, dan 10 tahun sebesar Rp 212 Triliun. Insya Allah bersama kita bisa dengan  seizin Allah SWT,”  kata Syafi’i disambut pekik Allahu Akbar jamaah yang hadir. Baca juga: Koperasi Syariah 212 Sejarah Bangkitnya Ekonomi Umat

Beberapa bulan setelah peluncuran KS212, Wakil Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Ustad KH. Zaitun Rasmin menyarankan agar umat Islam tidak cepat kecewa jika apa yang ditargetkan berlum tercapai.  ”KS 212 itu holding, perlahan berkembang. Maka jika apa yang diharapkan belum didapat, jangan cepat kecewa. Boleh jadi kita diselamatkan dari azab, diberikan yang lebih baik di hari akhir, atau kebaikan lainnya. Itu ujian, dan kesabaran membawa nikmat lain dari Allah SWT,” Kata Zaitun yang juga Ketua Wahdah Islamiyah ini.

Zaitun menambahkan, bahwa nikmat itu juga bentuk lain ujian. Ada riak-riak dalam persatuan kita sebagai rakyat Indonesia. Tapi itu tidak masalah jika yang mayoritas tetap melakukan yang seharusnya, bersangka baik kepada Allah SWT, kepada pemimpin, dan saudara sesama Muslim.

Dalam surat An Nur, dijelaskan, mengapa orang beriman saling berprasangka baik? Tapi bukan berarti tidak menasihati jika ada saudara kita salah. Tentu selalu ada waktu dan caranya agar persatuan itu tetap terjaga. ”Kita ingin maju dengan tetap berukhuwah. Ini penting meski tidak mudah,” kata Ustad Zaitun menegaskan.

More Stories
Bank Muamalat Gelar Virtual Ride