Bank Infaq Bukan Bank, Tapi Semacam Komunitas Pemberdayaan

Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ), Jakarta mendirikan bank, diresmikan oleh pengusaha Nasional, Sandiaga Uno.

Setelah usai mengikuti Pemilihan Presiden 2019, mantan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno tak berhenti melanjutkan kiprahnya untuk masyarakat.

Dalam sambutannya ketika meresmikan Bank Infaq Masjid Raya Bintaro Jaya Bintaro Jaya pada hari Jum’at 6 September 2019 ia menyatakan bahwa “Saya akan terus berkiprah dan berbuat yang terbaik untuk Masyarakat terutama agar bagaimana perekonomian rakyat dapat terus meningkat dan lapangan pekerjaan tersedia luas untuk masyarakat. Salahsatu usaha yang kita upayakan adalah melalui program Gerakan Bank Infaq ini yang semakin hari semakin diterima oleh Masyarakat luas” kata Sandiaga Uno sebagaimana siaran pers yang diposting di akun Facebook Bank Infaq (8/9).

Program Gerakan Bank Infaq ini sendiri memang baru diluncurkan beberapa bulan yang lalu oleh Sandiaga Uno sebagai sang Penggagas sekaligus Ketua Dewan Pembina Yayasan Gerakan Infaq Dunia sebagai wadah gerakan sekaligus payung hukumnya.

Di saat yang sama, Rezza Artha selaku Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah DKI Jakarta sekaligus Pembina Yayasan menyatakan bahwa program ini merupakan murni gerakan masyarakat.

Bank Infaq bukanlah institusi Bank sebagaimana ada dalam Undang-Undang perbankan, tetapi lebih berbentuk komunitas pengajian atau Majelis Taklim yang kegiatannya adalah pemberdayaan umat disertai dengan penghimpunan Infaq untuk selanjutnya diberikan pinjaman kepada anggota Majelis Taklim tersebut.

Ia menyatakan bahwa “Masyarakat dewasa ini di tengah tuntutan ekonomi yang semakin deras seringkali terpojokkan kepada posisi membutuhkan pinjaman yang sangat mendesak. Kondisi ini seringkali membawa masyarakat untuk mengakses pinjaman uang berbiaya ekstra tinggi dengan bunga berkisar antara 250% hingga bahkan 600% per tahun.

Fakta-fakta yang demikian ini tentunya sangat memprihatinkan apabila terjadi berulang-ulang dan terus menerus menjadi satu-satunya opsi jalan keluar di tengah-tengah kebutuhan yang mendesak. Nah, Bank Infaq berusaha menjadi solusi alternatif pada situasi seperti ini.

Keunggulan program Bank Infaq ini selain memberikan pinjaman tanpa riba yaitu misal pinjam Rp 1 juta maka juga akan dikembalikan sama persis Rp 1 juta, tanpa bunga, tanpa tambahan apapun juga.

Bank Infaq memberikan pinjaman tanpa riba Click To Tweet

Sehingga skema ini dirasa meringankan dan menolong disaat dibutuhkan, tidak seperti pinjaman riba yang justru malah menjadi semakin mencekik di saat kita dalam kesempitan yang seringkali menjadi masalah sosial di masyarakat” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama juga dipaparkan bahwa saat ini Bank Infaq sudah ada di beberapa daerah di Indonesia yaitu di Jakarta, Sukabumi, Semarang, dan satu lagi yang saat ini diresmikan adalah di Tangerang Selatan tepatnya di Masjid Raya Bintaro Jaya.

Dalam waktu dekat akan segera mengikuti untuk diresmkian diantaranya di Cibubur Jakarta Timur, Ciamis, Karawang, Bandung Barat, Padang, Mojokerto dan Surabaya. Keterpikatan masyarakat kepada Bank Infaq tentunya salah satunya adalah adanya skema pinjaman yang betul-betul bersih dari riba, dan cicilanpun sangat bisa disesuaikan dengan kemampuan karena tidak adanya biaya yang semakin membengkak.

Bank Infaq Bintaro Jaya

Selain daripada itu juga adanya program pemberdayaan melalui Majelis Taklim juga sangat sesuai dengan nilai-nilai kultural budaya di Masyarakat yang selama ini sudah berjalan rutin di berbagai tempat seperti Masjid, Mushola, Pesantren, dan berbagai tempat lainnya. “Di mana bisa diadakan Majelis Taklim, maka di situ Bank Infaq dapat berdiri” pungkas Rezza di sela-sela kegiatan yang sama.

Bank Infaq mendukung inklusi keuangan Click To Tweet

Bagi siapapun yang berkeinginan mendirikan Bank Infaq juga tidak perlu risau lagi karena program ini juga sudah dilengkapi dengan panduan Manajemen pengelolaan yang baik dan professional, sehingga ke depannya Bank Infaq ini dapat menjadi solusi yang baik bagi masyarakat maupun bagi Negara dalam mengatasi masalah rendahnya inklusi keuangan yang hingga tahun 2018 kemarin masih berada pada level 49%. Nilai itu artinya lebih dari setengah penduduk Indonesia belum dapat terlayani oleh lembaga keuangan formal seperti perbankan.

“Ke depan Bank Infaq akan terus menggalang kerjasama dengan berbagai pihak baik institusi pemerintah maupun swasta dalam rangka tujuan yang baik ini” tegas Rezza mengakhiri pernyataannya di sela-sela peresmian Bank Infaq Masjid Raya Bintaro Jaya.

More Stories
Siap-Siap! Muslim Life Fest Digelar Akhir Agustus 2019