Baznas Bersinergi BRI Buka Layanan Zakat di Kios-Kios Kecil

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersinergi dengan  Bank Rakyat Indonesia dengan BRI Link-nya, membuka layanan zakat di warung/kios di masyarakat umum. Layanan tersebut diluncurkan di warung Z-Mart milik Sugiono di kawasan Kebon Pala,  Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (5/11).

Launching program layanan zakat tersebut dilakukan oleh Direktur Utama Baznas – Arifin Purwakananta dan Kepala Desk Jaringan BRILink – Agus Suprapto dengan disaksikan pemilik kios Z-Mart – Sugiono dan tokoh masyarakat setempat. Z-Mart sendiri adalah nama branding dari Baznas yang bertujuan untuk mengembangkan usaha para pedagang warung yang ada ditengah-tengah masyarakat hingga kepelosok desa.

Menurut Direktur Utama Baznas – Arifin Purwakananta, layanan zakat di warung/kios merupakan bagian dari kegiatan inklusi zakat.

“Gerakan menegakkan syariat zakat di setiap jengkal tanah di Indonesia dan menjadikan zakat sebagai bagian dari kehidupan umat. Sehingga diharapkan masyarakat menjadi lebih bersemangat dalam menunaikan zakat karena fasilitasnya semakin banyak dan semakin mudah,” demikian ujar Arifin.

Arifin menambahkan, pihaknya berharap dengan program layanan zakat langsung ke akar rumput masyarakat ini, maka masyarakat menjadi lebih bersemangat dalam menunaikan zakat, karena fasilitas zakat kini menjadi semakin banyak dan semakin mudah diakses. Menurut Arifin, pihak Baznas terus berupaya memudahkan masyarakat untuk berzakat melalui berbagai kerja sama dengan pihak manapun.

“Dengan konsep zakat inklusi yang seperti kami lakukan ini, zakat bukan hanya dapat dijangkau di bank, mall atau masjid namun juga dapat dilayani di gang-gang sempit, di warung-warung kecil dan ke depan zakat dapat dilayani oleh tukang ojek, tukang sate dan berbagai bagian kehidupan masyarakat. Tidak ada lagi aktivitas masyarakat yang tidak tersentuh zakat. Tidak ada lagi alasan sulit untuk membayar zakat,”  lanjut Arifin lagi.

Sementara Kepala Desk Jaringan BRILink, Agus Suprapto menambahkan BRIlink adalah kepanjangan tangan Bank BRI untuk melayani masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan sebagai perwujudan Lakupandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam rangka Keuangan Inklusif) dan LKD (Layanan Keuangan Digital).

“BRI ingin ikut serta memberi kontribusi dalam penghimpunan dan pendistribusian zakat nasional, seperti yang diatur dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011. Aturan tersebut mengamanahkan pengelolaan zakat nasional kepada Baznas,” jelas Agus Suprapto.

Menurut Agus Suprapto, layanan BRILink terdapat pada lebih dari 318 ribu agen yang tersebar di seluruh Indonesia. Sedangkan, pembayaran zakat, infak, sedekah, dan kurban dilakukan melalui aplikasi mobile agen dan mesin Electronic Data Capture (EDC) BRILink dan disalurkan melalui Baznas.

 

 

 

 

More Stories
Allianz Life Syariah Concern Sosialisasi dan Edukasi Asuransi Syariah