Bedanya Ekonomi Syariah dan Konvensional

bedailusEkonomi syariah  dan konvensional kini tengah marak diperbincangkan dalam dunia perekonomian. Seperti yang kita ketahui bahwa ekonomi konvensional berhubungan dengan bunga bank sementara ekonomi syariah tidak berkutat pada hal tersebut namun lebih kepada sistem bagi hasil. Namun bila kita memahaminya lebih jauh banyak perbedaan antara kedua sistem tersebut. Apa bedanya ekonomi syariah dan konvensional di Indonesia? Berikut beberapa penjelasan tentang perbedaan kedua sistem keuangan tersebut.

Suku Bunga Bank
Yang melekat pada pembahasan perbedaan kedua sistem keuangan tersebut yaitu pada suku bunga. Cara bank konvensional menerapkan atau memberikan bunga pada nasabahnya yaitu dengan penawaran kartu kredit. Suku bunga pada layanan tersebut ditentukan oleh pihak bank dan apabila pembayaran layanan tersebut tidak tepat waktu maka penaltinya pun telah ditentukan oleh pihak bank itu sendiri. Sedangkan pada bank syariah yang lebih difokuskan pada murabahah yaitu memberikan keuntungan jika suatu komoditas telah disampaikan pada nasabah sehingga tidak menghitung suku bunga. Bunga atau pada kaum Muslim dikenal dengan istilah riba juga dilarang dalam agama Islam.

 Itulah bedanya ekonomi syariah dan konvensional. Dengan mempelajari sistem keuangan syariah, kini sebagian masyarakat mulai mengambil alur ini. Hal tersebut dikarenakan sistemnya berdasarkan Al-Qur’an dan Hadist sehingga ketentuannya akan lebih aman dibandingkan dengan keuangan konvensional. Dengan begitu, kita jelas melihat bedanya ekonomi syariah dan konvensional.

Sumber:
http://www.jistecs.org/sites/default/files/proceeding/5_Bhinadi,%20Ardito.pdf, diakses pada 27 Maret 2014.
http://elibrary.worldbank.org/doi/pdf/10.1596/1813-9450-5446, diakses pada 27 Maret 2014.
http://www.ijbssnet.com/journals/Vol._2_No._2%3B_February_2011/20.pdf, diakses pada 27 Maret 2014.

More Stories
UU Cipta Kerja Diharapkan Bisa Mendorong Industri Halal