Direktur Utama BNI Syariah – Abdullah Firman Wibowo (kedua dari Kiri).

BNI Syariah Dukung Percepatan Ekonomi Syariah

BNI Syariah kembali mendukung perhelatan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2018 Surabaya. Apa bentuk dukungan BNI Syariah kali ini dalam festival tersebut?

Acara ISEF 2018 kali ini memiliki tiga pilar yang berbeda dari tahun sebelumnya untuk mempercepat program ekonomidi Indonesia, yaitu;  pemberdayaan ekonomi syariah, pendalaman pasar keuangan syariah dan penguatan riset, penilaian dan edukasi termasuk sosialisasi dan komunikasi.

Event ekonomi syariah internasional ini melakukan ketiga pilar tersebut secara bersamaan bertujuan agar meningkatkan bukan hanya dari segi ekonomi syariah di Indonesia, melainkan juga mendukung sektor keuangan yang dicanangkan menjadi arus baru ekonomi Indonesia.

 Nah, dalam event ISEF kali ini, Direktur Utama BNI Syariah – Abdullah Firman Wibowo menyatakan komitmen lembaga bank syariah yang dipimpinnya ini didalam mendukung Pemerintah guna memajukan ekonomi syariah di Indonesia, sebagaimana program Pemerintah di atas.

“BNI Syariah sebagai Hasanah Banking Partner terus berupaya mendukung pemerintah untuk pengembangan ekosistem halal di berbagai sector, baik dalam pembiayaan infrastruktur maupun pengembangan umat melalui Ziswaf (zakat, infaq, sedekah dan wakaf). Alhamdulillah atas dukungan dan kontribusi ini, Bank Indonesia memberikan apresiasi penghargaan kepada BNI Syariah dan apresiasi dari Badan Wakaf Indonesia atas dukungan untuk menjadi bank syariah yang mendukung perekonomian umat,” papar Firman di Surabaya (12/12). 

Dalam kesempatan ISEF 2018 tersebut, Bank Indonesia memberikan penghargaan kepada BNI Syariah dan empat bank syariah lainnya yang telah berpartisipasi dalam sindikasi pembiayaan jalan tol untuk pembangunan insrastruktur di Indonesia. BNI Syariah selama tahun 2017 telah menyalurkan pembiayaan sindikasi jalan tol sebesar Rp 350 milyar dan tahun 2018 meningkat menjadi sebesar Rp 1,4 triliun.

Selain itu dilakukan talkshow mengenai peningkatan halal industry melalui pembiayaan perbakan syariah dengan pembicara Direktur Bisnis BNI Syariah, Dhias Widhiyati.

Salah satu yang menjadi agenda dalam pembahasan ISEF 2018 talkshow mengenai “Inovasi Wakaf Produktif Untuk Penguatan Ekonomi Indonesia” kerjasama antara Bank Indonesia, Badan Wakaf Indonesia, Forum Wakaf Produktif dan Unida Gontor. Dalam kesempatan tersebut BNI Syariah mendapat penghargaan sebagai bank syariah yang aktif dalam mendukung wakaf produktif di Indonesia melalui aplikasi dan website Wakaf Hasanah. Penghargaan diberikan oleh Ketua Badan Pelaksana Badan Wakaf Indonesia, Muhammad Nuh kepadaDirektur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo (12/12/2018).

 Pada kesempatan ini BNI Syariah jugamenempatkan Wakaf Link Sukuk sebesar Rp 1,5 milyar kepada Badan Wakaf Indonesia (BWI) melalui Yayasan Hasanah Titik (YHT). Dalam talkshow tersebut disampaikan bahwa wakaf produktif menjadi salah satu potensi untuk pembangunan Indonesia salah satunya melalui instrument investasi Wakaf Link Sukuk. Wakaf Linked Sukuk merupakan instrumen wakaf pertama yang dikelola menggunakan surat berharga negara untuk berinvestasi sekaligus beramal dimana BNI Syariah ditunjuk sebagai salah satu bank operasional sebagai mitra nazhir (pengelola wakaf).

Selama event ISEF 2018 yangberlangsung dari 11 – 15 Desember 2018 di Grand City Surabaya, BNI Syariah juga memberikan penawaran menarik. BNI Syariah menggandeng kerjasama dengan desainer lokal, Lita Berlianti untuk produk muslim dengan mengangkat BNI IB Hasanah Card sebagai official travel card dengan tawaran menarik cicilan 0% selama 6 bulan untuk produk Lita Berlianti dengan minimal transaksi Rp 1 juta.

More Stories
Ketika Arie Untung Banggakan Hasanah Card