Kegiatan pendidikan di Brainy Bunch Singapura. Foto: Brainy Bunch

Brainy Bunch Ekspansi ke Indonesia

Sekolah montesori Islami asal Malaysia ini menawarkan sistem pendidikan premium bernafas Islam.

Brainy Bunch International Islamic Montessori, pra sekolah montessori terbesar di dunia, menandatangani Master Franchise Agreement  (MFA) in Indonesia di ajang World Islamic Econonomic Forum (WIEF) ke12 di Jakarta, Rabu (3/8).

Penandatanganan MFA antara Brainyi Bunch Sdn Bhd dan PT Brainy Bunch Indonesia ini menandai pemberian hak kepada  PT Brainy Bunch Indonesia untuk membangun Brainy Bunch Islamic Preschool di Indonesia. Brainy Bunch Malaysia berencana menginvestasikan USD 10 Juta dalam lima tahun ke depan. Meski begitu, Brainy Bunch Malaysia membuka kesempatan bagi investor lokal yang ingin berinvestasi.

Indonesia memiliki lebih dari 28 juta anak berusia 0 sampai 6 tahun dan jumlah ini terus bertambah. Brainy Bunch percaya ekspansinya di Indonesia akan menguntungkan bagi keluarga yang membutuhkan sistem pendidikan premium yang mengadopsi montesori sebagai pedagoginya, Islam sebagai panduan kehidupannya, dan bahasa Inggris berada di kurikulum intinya.

Anak-anak yang telah mengikuti program Brainy Bunch Preschool menunjukkan diri bahwa mereka lebih independen, yakin, mudah bergaul, ekspresif dan memiliki karakter Islam yang kuat. Hal ini, menurut siaran Braini Bunch Malaysia adalah karena metode pendidikan mereka yang berfokus pada pembangunan perilaku.

Brainy Bunch Malaysia pertama kali dibuka pada 2010 dengan hanya 1 sekolah dan 70 siswa. Hari ini, Brainy Bunch menjalankan operasi hingga 72 sekolah di Malaysia, dua di Singapura, satu di Indonesia dan satu di China. Bahkan Brainy Bunch membuka sekolah gratis di Gaza. Total di seluruh dunia, Brainy Bunch Malaysia memiliki setidaknya 5000 siswa dan 600 guru.

Di Malaysia sendiri, Brainy Bunch memiliki sekolah internasional yang bekerjsama dengan Cambridge di Inggris.

Di Indonesia, Brainy Bunch berada di Jalan Tebet Raya, Jakarta Selatan. Sekolah ini telah beroperasi sejak 1 Juli 2016 dengan target mencapai 100000  siswa dalam 10 tahun ke depan. Bulan Mei lalu, Brainy Bunch juga menandatangani nota kesepahaman dengan Universitas  Islam Indonesia (UII) untuk kerjasama peningkatan kapasitas guru Brainy Bunch. Ekspansinya di Indonesia diperkirakan akan menciptakan lebih dari 10000 tenaga kerja baru.

Ekspansi Brainy Bunch d Indonesia diprediksi ciptakan 10.000 tenaga kerja Click To Tweet

Mitra lokal Brainy Bunch di Indonesia adalah Dr. Robi Nurhadi, lulusan Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM) program doktoral filsafat. Dr. Robi Nurhadi kini masih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta.

More Stories
Dubai Islamic Bank Berencana Mengakuisisi Noor Bank