Dapat Penghargaan AntiKorupsi di Malaysia, Ini Sambutan Novel Baswedan

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menerima penghargaan dari Perdana International Anti-Corruption Champion Fund (PIACCF).

Penghargaan diserahkan oleh Perdana Menteri Tun Dr Mahathir Mohamad di Putrajaya, Malaysia, Selasa malam, (11/2).

Selain Novel, Wakil Jaksa Penuntut Umum Malaysia almarhum Datuk Anthony Kevin Morais juga menerima penghargaan yang sama.

Penghargaan diberikan bersamaan peluncuran Perdana International Anti-Corruption Champion Fund (PIACCF), sebuah yayasan internasional yang khusus dibentuk untuk pejabat anti-korupsi yang terkena dampak saat menjalankan tugas mereka.

Pembentukan lembaga dana internasional ini sejalan dengan apa yang dinyatakan dalam Konvensi PBB Menentang Korupsi (UNCAC), yaitu untuk memberikan perlindungan kepada pejabat anti-korupsi yang merupakan anggota dari Asosiasi Internasional Otoritas Anti-Korupsi (IAACA).

Dalam sambutannya, Novel Baswedan mengatakan yang tidak sempat dibacakan, Novel Baswedan mengatakan:

Yang saya hormati:

– YAB Tun Dr. Mahathir bin Mohamad, Perdana Menteri Malaysia
– Tan Sri Abu Kassim bin Mohamed, Founder Perdana International Anti-Corruption Foundation
– Mr. Stefan Priesner, United Nations Malaysia
– Mr. Martin Kreutner, International Association of Anti-Corruption Authorities (IAACA)
– Dan kepada seluruh tamu undangan pada acara peluncuran Perdana International Anti-Corruption Champion Foundation (PIACCF).

1. Alhamdulillah. Sebuah kehormatan bagi saya diundang untuk hadir dalam acara ini. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Perdana International Anti-Corruption Champion Foundation (PIACF) atas penghargaan ini. Penghargaan ini adalah bentuk dukungan dan penghormatan terhadap semua pihak yang memilih jalan untuk berjuang memberantas korupsi, baik di Malaysia, Indonesia dan di seluruh dunia. Inisiatif ini menegaskan bahwa isu pemberantasan korupsi bukan hanya permasalahan masing-masing negara saja, tetapi juga merupakan masalah bersama masyarakat dunia.

2. Apresiasi saya kepada pemerintah Malaysia atas pencapaian peningkatan Indeks Persepsi Korupsi (CPI) sebesar 6 (enam) point pada tahun 2019. Hal ini merupakan pencapaian yg luar biasa, yang hanya bisa tercapai atas kerja keras dan konsistensi dalam menindak dan mencegah korupsi. Selain itu, apresiasi saya terhadap upaya Pemerintah Malaysia dalam memberikan perlindungan kepada para petugasnya dalam melaksanakan tugas untuk memberantas korupsi.

3. Saya berharap Pemerintah Malaysia dalam hal ini Perdana Menteri, Tun DR. Mahathir bin Mohamad, untuk dapat menularkan keberhasilan dalam memberantas korupsi dan melindungi petugas pemberantas korupsi kepada negara lain, khususnya Pemerintah Indonesia.

4. Saya juga berharap semoga pegawai KPK, dan para aktifis anti-korupsi di Indonesia terus bersemangat untuk berjuang melawan korupsi, di tengah pelemahan terhadap KPK yang sekarang sedang terjadi.

Hadir dalam peluncuran di Putrajaya Marriot Hotel tersebut Koordinator Penduduk PBB, Stefan Priesner dan Martin Kreutner, perwakilan dari IAACA, sejumlah menteri sedangkan Mahathir didampingi istrinya Tun Dr Siti Hasmah Binti Hj Mohd Ali.

More Stories
BAZNAS Gelar Program Pasar Rakyat di Jakarta