Human Initiative, Dompet Dhuafa dan Rumah Zakat Bangun Sekolah di Palestina

Human Initiative,  Dompet Dhuafa dan Rumah Zakat bersinergi guna mewujudkan berdirinya sekolah di Palestina.

Bentuk sinergi dilegalisasi melalui penanda tanganan perjanjian kerjasama ketiga lembaga di Kolega Antasari, Cipete, Jakarta, kemarin, Kamis (14/2). Konsen perjanjian kerjasama ini merupakan usaha memberikan fasilitas sekolah bagi anak-anak penyitas perang di Ras Al Amood, Yerusalem.

“Konsorsium dibentuk sebagai upaya kami di tiga lembaga ini, mengirimkan kepedulian kembali kepada masyarakat Palestina, khususnya di bidang pendidikan sebagai penyambung masa depan anak-anak di sana. Tentunya di konsorsium ini tidak hanya membangun unit sekolah saja, tetapi juga membantu operasional pendidikan di tahap awal selama setahun. Bangunan yang akan kami renovasi menjadi sekolah ini, terletak 700 meter dari Masjid Al Aqso (Al Quds),” ungkap Tomy Hendrajati, selaku PIC Konsorsium Sekolah Inklusi Indonesia di Yerusalem, yang juga merupakan President of Human Initiative

Menurut Tomy, sekolah tersebut rencananya akan berdiri  di atas luas tanah sebesar 660 meter persegi dan luas bangunan 190 meter persegi.  Untuk tahap awal direncanakan menampung 150 siswa dengan menggunakan kurikulum Palestina

Tomy lalu menjelaskan lebih lanjut bahwa sekolah tersebut nantinya tidak hanya diperuntukkan untuk mereka yang mengalami cacat fisik saja, tetapi juga mereka yang berkebutuhan khusus. Konsep yang dibawa adalah sekolah inklusi.

Sementara itu  Direktur Mobilisasi ZIS Dompet Dhuafa – Yuli Pujihardi menambahkan bahwa konsorsium ini sebenarnya sudah bergerak di bidang pendidikan di sejumlah negara.

“Tentunya kami mengajak masyarakat Indonesia semua untuk berpartisipasi dalam mewujudkan sekolah inklusi untuk anak-anak Palestina. Dana-dana yang terhimpun insya Allah akan kami kelola sebagai bentuk wakaf untuk masyarakat Palestina. Insya Allah manfaatnya banyak, terutama dalam memberikan pendidikan terbaik dan penyambung masa depan anak-anak di sana. Sekali lagi, mohon dukungan dan partisipasinya dari masyarakat Indonesia, ini adalah wujud kepedulian kita hadir di sana dalam wujud sekolah untuk mereka,” ungkap Yuli.

Sinergi kebaikan Human Initiative, Dompet Dhuafa dan Rumah Zakat ini berfokus pada masalah pembelian gedung dan lahan, biaya renovasi gedung, pembelian perabot, pengadaan fasilitas, serta biaya operasional lainnya penunjang aktivitas sekolah.

Perjanjian kerjasama juga membahas tentang upaya strategis dan kerjasama dalam penggalangan donasi. Hal tersebut bertujuan untuk membuka peluang kerjasama dengan lembaga kemanusiaan lainnya. Tidak hanya itu saja, pihak yang terlibat juga akan membentuk tim untuk membahas tentang pengelolaan teknis, penggalangan donasi, dan pengawalan Pembangunan Sekolah Palestina.

Rumah Zakat sendiri telah menyediakan link khusus bagi para donatur untuk dapat menyampaikan kasih sayangnya kepada saudara-saudara di palestina melalui http://www.sharinghappiness.org/. Selain kanal online Rumah Zakat juga memberikan kemudahan bagi para donatur melalui 36 jaringan kantor diseluruh Indonesia serta dapat juga via transfer melalui reking beragai bank yang telah bekerjasama dengan Rumah Zakat.

 

 

 

More Stories
Institute Tazkia Jalin Kerjasama dengan Universitat Jaume I, Spanyol
Institut Tazkia Jalin Kerjasama dengan Universitat Jaume I, Spanyol