Innalillahi, AM Fatwa Menutup Usia Di Usia 78 Tahun

Andi Mappetahang Fatwa atau AM Fatwa, anggota Dewan Perwakilan Daerah dari Provinsi DKI Jakarta tutup usia pada pukul 06.25 di Rumah Sakit MMC, Jakarta Selatan. AM Fatwa meninggal di usia 78 tahun.

Menurut putri AM Fatwa, Dian Islamiaty Fatwa, salah satu deklarator Partai Amanat Nasional itu tutup usia di Rumah Sakit MMC Jakarta, Kamis pagi.”Innalillahi wa inna ilahi rojiun. Telah meninggal dunia ayahanda AM Fatwa pukul 6.25am di rumah sakit MMC. Mohon dibukakan pintu maaf dan “Semoga Allah menerima semua amalnya, mengampuni dosa dan kesalahannya serta menempatkan arwahnya ditempat terbaik disisi Allah SWT,” Kamis (14/12/2017).

Hingga saat ini jenazah AM Fatwa masih berada di RS MMC Jakarta. Namun, pihak keluarga akan membawa jenazah ke rumah duka di Jalan Condet Pejaten dan akan disholatkan di rumah duka Jalan Condet Pejaten no 11 dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata setelah waktu Dhuhur Jakarta.

AM Fatwa pernah menjabat beberapa jabatan struktural dan semi official pada Pemda DKI Jakarta dan Staff Khusus Gubernur Ali Sadikin di bidang politik dan agama. Deklarator sekaligus ketua DPP PAN periode 1998-2005 ini pernah menjabat Wakil ketua DPR RI (1999-2004), Wakil Ketua MPR RI (2004-2009), Anggota DPD RI/MPR RI (2009-2014).

Saat ini ia menjawab sebagai wakil ketua MPP PAN (2005-sekarang) dan Ketua Badan Kehormatan DPD RI (2012-2014). Pada tanggal 14 Agustus 2008 ia dianugerahi tanda kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana di Istana Negara.

Pada tanggal 29 Januari 2009 ia memperoleh Award Pejuang Anti Kezaliman dari Pemerintah Republik Islam Iran yang disampaikan oleh Presiden Mahmoud Ahmadinejad di Teheran bersama beberapa tokoh pejuang demokrasi dan kemerdekaan dari sembilan negara,Well Performed Men and Women of the Year 2003 Award dari Indonesia Lestari Foundation ( 2003 ),Piagam Adat Keratuan Paksi Pak Skala Brak (Kerajaan Tua di Lampung) dengan Gelar Tumenggung Alip Jaya ( 2003 ),Lencana Kehorrmatan Radyolaksono dan Nama Notohadinagoro dari Pakubuwono XII ( 2003 ),Gelar Kanjeng Pangeran (KP) dari Surakarta Hadiningrat ( 2003 ) ,Penulis Pledoi Terpanjang di Pengadilan (1118 Halaman) dari Museum Rekor Indonesia (MURI) ( 2004 ),Legislator Paling Produktif Menulis Buku dari MURI ( 2004 ).

 

 

More Stories
Ilustrasi Pilkada 2020
Pilkada 2020 Bagi Umat Islam