Institut Tazkia Mewisuda Lulusan yang Siap Menghadapi Era Disrupsi

Mewisuda 415 orang, inilah pertama kali Institut Tazkia mewisuda sarjana setelah sebelumnya mewisuda atas nama Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia.

Sebanyak 415 orang wisudawan wisudawati terdiri dari program studi Akuntansi Syariah 143 orang, Ekonomi Syariah 46 orang. Hukum Ekonomi Syariah 25 orang, Manajemen Bisnis Syariah 161 orang, D3 9 orang, dan Pasca Sarjana 31 orang.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Tazkia Cendekia, Dr. Syafi’i Antonio, M. Ec dalam sambutannya berpesan kepada para wisudawan ke-XV Institut Agama Islam TAZKIA bahwasanya ini adalah the end of beginning, akhir dari sebuah permulaan, awal dari Rihlah al-‘Ilmiyyah, ijazah dan sertifikat bukan segalanya tetapi itu adalah tanda sudah menyelesaikan perjalanan intelektual. Di tengah zaman distruptif ini, para alumni dituntut untuk memiliki keilmuan yang luas dan mumpuni secara akademik.

Melengkapi sambutannya, Dr. Tak lupa, beliau memimpin prosesi Tazkia Strategic Value, T.A.Z.K.I.A, dan berpesan untuk tidak melupakan enam prinsip dasar ini untuk mengantarkan kita Sa’adah fii ad-Dunya wa al-Akhirat yaitu kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

Rangkaian acara Wisuda ke-XV diadakan di Gedung Puri Bengawan, Kota Bogor, Jawa Barat pada Rabu (27/11). Inilah kegiatan pamungkas dari agenda Indonesia Islamic Economics Forum 2019 setelah dua acara sebelumnya yaitu Grand Launching Institut Tazkia dan Funwalk Ekonomi Syariah.

Selain Dr. Syafi’i Antonio, M. Ec acara ini juga diisi dengan orasi ilmiah oleh Prof. Dr. Mohammed Rougi (Dewan Pengawas Syariah Islamic Development Bank Jeddah).

Wisuda XV Institut Tazkia menghasilkan lulusan terbaik program studi:

– Magister Ekonomi Syariah : Diva Azka Karimah, IPK 3,79

– Manajemen Bisnis Syariah : Irni Nuraini, IPK 3,72

– Akuntansi Syariah : M. Wahyudi Pranata,IPK 3,88

– Ekonomi Syariah : Dila Pujanah Herman, IPK 3,86

– Hukum Ekonomi Syariah : Hari Afrila Aji, IPK 3,91

– Manajemen Keuangan Mikro Syariah: Dewi Masita Santi, IPK 3,88

Untuk mahaiswa terbaik umum dengan apresiasi umrah diraih oleh M. Wahyudi Pranata dengan IPK 3,88

sertifikat bukan segalanya tetapi itu adalah tanda sudah menyelesaikan perjalanan intelektual Click To Tweet

More Stories
Aktivis Islam Malaysia Bersinergi dengan Indonesia untuk Kemajuan Islam di Asia Tenggara