Para calon haji kloter pertama antri naik ke atas pesawat yang akan membawanya ke Tanah Suci di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Jumat (23/10). Kelompok terbang pertama asal Kota Makassar sebanyak 335 CJH memulai pemberangkatan haji embarkasi Hasanuddin yang tahun ini sebanyak13.792 CJH dari delapan provinsi dengan 39 kelompok terbang. FOTO ANTARA/Adnan

Jamaah Umrah Indonesia Terus Menurun

Nilai tukar USD terhadap rupiah yang terus menguat berdampak pada penurunan jumlah jamaah umrah Indonesia. Tahun 2015 mencapai 649 ribu jamaah, dan diperkirakan tahun 2016 turun menjadi 500 ribu jamaah.

hajiSekretaris Jenderal Himpunan Penyelenggaran Umrah dan Haji ( Sekjen Himpuh), Muharom Ahmad, mengatakan, nilai tukar USD terhadap rupiah yang tinggi, membuat sebagian besar jamaah menunda rencananya menunaikan ibadah umrah.

“Seharusnya mereka telah jadwalkan untuk berangkat umrah ke Tanah Suci. Tapi karena pembayaran melonjak, terpaksa mereka mengurungkan niat berangkat umrahnya,” kata Muharom kepada MySharing, di Jakarta Convention Centre (JCC) Senayan, Jakarta, Jumat pekan lalu.

Muharom menuturkan, nilai tukar USD terhadap rupiah yang terus menguat mempengaruhi penurunan jamaah umrah yang sangat drastis. Pada 2014, jamaah umrah mencapai 740 ribu orang. Pada tahun 2015 ini baru mencapai 649 ribu orang jamaah. “Kami perkirakan pada tahun depan kembali terkoreksi menjadi 500 ribu jamaah,” kata Muharom.

Ia berharap kondisi ini bisa dicarikan solusinya. Menurutnya, penurunan jumlah jamaah umrah akan mempengaruhi usaha penyelenggaraan umrah dan haji berskala kecil. Di sisi lain, calon jamaah umrah pastinya akan kecewa karena niat beribadah harus ditunda lantaran gejolak ekonomi sangat berpengaruh pada kenaikan biaya umrah.

Menurutnya, jika kondisi tidak berubah, pemerintah tidak mencari solusinya. Tahun 2016, jumlah jamaah umrah tahun depan akan kembali berkurang. “Ya karena penguatan nilai tukar membuat daya beli masyarakat menjadi berkurang, termasuk dalam beribadah umrah ke Tanah Suci,” paparnya.

Ia menegaskan, lebih dari 70 persen komponen biaya ibadah umrah dalam bentuk nilai tukar USD. Ini karena sebagian besar biaya yang harus dikeluarkan berada di luar Indonesia. Itu sebabnya, kata dia, fluktuasi nilai tukar USD terhadap rupiah akan sangat mempengaruhi biaya ibadah umrah yang dikenakan kepada calin jamaah. “ Saat ini, biaya umrah yang dikenakan kepada setiap calon jamaah sekitar USD 2.000. Nilai ini tinggi berdampak menurunnya jumlah jamaah umrah,” pungkasnya.

More Stories
BNI Syariah Layani Cash Management Angkasa Pura Kargo