Karena konsepnya yang unik, kaos Jepege banyak diminati pengunjung di arena Pekan Raya Jakarta 2015.
Karena konsepnya yang unik, kaos Jepege banyak diminati pengunjung di arena Pekan Raya Jakarta 2015.

Jepege, Wujud Bangga dengan Kota Jakarta melalui Kaos

Kini anak muda Jakarta boleh berbangga hati, karena sudah punya icon kaos keren buat dipakai gaul dan gaya, yaitu kaos Jepege. Seperti apa sih kelebihan produk kaos bergenre modern vintage ini?

Kreasi kaos Jepege yang kreatif dan unik.
Kreasi kaos Jepege yang kreatif dan unik.

Jakarta Asyiknya Nggak Nahan, The City That Could Not Sleep, Where You Will Never Drive Alone,” begitulah ungkapan-ungkapan kreatif yang terbubuh pada bagian muka kaos trendy Jepege yang kini mulai jadi kebanggaan anak muda Jakarta ini.

Dengan kaos Jepege (singkatan dari Jakarte Punye Gaye) yang konsepnya bergaya modern vintage, colourful dan diimbuhi slogan-slogan yang unik, kini anak muda Jakarta tak perlu merasa minder lagi dengan anak muda kota-kota besar lain di tanah air yang sudah lama punya icon produk kaos yang melegenda.

“Kita ingin semua anak-anak muda di Jakarta lebih cinta pada produk lokal. Juga cinta pada kotanya. Karena itu, bagaimana caranya kita menghadirkan produk lokal yang berkualitas dan bisa merepresentasi kota Jakarta, maka kita hadirkan produk Jepege ini,” demikian ucap Irma Wulansari – Marketing Manager PT Digi Laras Prosperindo sebagai owner produk kaos Jepege kepada MySharing di sela-sela launching produk Jepege di Pekan Raya Jakarta 2015, Kemayoran, Jakarta (9/6/2015).

Memang diakui oleh Irma, latar belakang keluarnya produk Jepege ini didasari oleh pemikiran owner Jepege yang merasa bahwa anak muda Jakarta belum punya produk kaos yang bisa merepresentasi kotanya. Padahal dibeberapa kota lain, seperti Denpasar, Yogyakarta, ataupun Bandung, disana sudah terdapat produk-produk kaos yang bisa menjadi kebanggaan bagi para anak mudanya.

“Karena itu, kami berusaha merealiasasikan sebuah konsep kaos untuk kota Jakarta dengan kualitas yang lebih baik. Tapi tema kita tidak hanya jualan, namun kita juga menjadikan produk ini bercerita tentang kota Jakarta. Kita lebih ke arah edukasi, atau campaign kota Jakarta ini sendiri, dengan slogan-slogan kreatif yang bisa memberi rasa bangga sebagai anak Jakarta,” papar Irma lagi antusias.

Ditambahkan oleh Chano – IT Manager Digi Laras Prosperindo, konsep gambar maupun tagline kaos Jepege adalah lebih ke makna Jakarta secara keseluruhan, dan bukan hanya budaya Betawi. “Semua tentang Jakarta, materinya bisa berupa gedung-gedung bersejarah, seni budaya, kuliner, tempat hangout, klub atau mal-mal yang tengah tren. Kita tidak membatasi materi. Segala hal menarik mengenai kota Jakarta, bisa kita angkat melalui kaos Jepege ini,” jelas Chano yang mendampingi Irma saat wawancara.

Menurut Irma, produk kaos ini dinamai Jepege, karena terinspirasi dari kata JPEG sebagai ekstension foto dengan slogan capture your moment with this picture.

“Kenapa kita mengasumsikan Jepege ini mirip seperti JPEG? Karena kita juga meng-capture momen-momen spesial di kota Jakarta ini dalam sebuah media t shirt sebagai visualnya. Kita ingin penamaan produk kita mempunyai makna seperti JPEG,” jelas Irma lagi.

Meskipun gambar-gambar tentang kota Jakarta ditampilkan dengan sangat menarik di kaos, namun menurut Irma, pihaknya tidak merubah desain dasar dari materi foto/gambar yang ada. “Kita hanya lay out sedemikian rupa agar tampilannya tampak menarik,” jelas Irma lagi.

Saat ini, menurut Irma, produk Jepege sudah terdiri dari 11 varian desain kaos, dengan 18 pilihan warna yang menarik. Dan yang menarik, produk Jepege ini dibuat dalam jumlah terbatas atau limited edition.

“Kami bikinnya terbatas dengan konsep yang berbeda-beda. Satu varian desain, maksimalnya hanya kami cetak 100-120 potong kaos. Dengan terbagi 5 size, maka per size hanya kami cetak 20 potong kaos,” papar Irma lagi seraya menambahkan bahwa harga semua items produk Jepege berbahan dasar combat cotton 30s dan 24s ini adalah sama, yaitu Rp 148 ribu per potong kaos.

Karena konsepnya yang unik, kaos Jepege banyak diminati pengunjung di arena Pekan Raya Jakarta 2015.
Karena konsepnya yang unik, kaos Jepege banyak diminati pengunjung di arena Pekan Raya Jakarta 2015.

Irma mengaku, bahwa pihaknya menyasar kalangan kaum muda di Jakarta sebagai segmen pasar utama. Namun produk ini juga bisa dipakai oleh kalangan kaum dewasa berjiwa muda. Selain itu segmen pasar ekspatriat dan para turis/wisatawan asing di Jakarta juga mereka bidik.

“Anak-anak juga banyak yang minat dengan kaos Jepege ini, karena mereka tertarik pada gambar-gambar yang familiar mereka lihat di Jakarta ternyata ada di kaos Jepege ini,” lanjut Irma,

Mengenai pemasarannya, Irma menjelaskan, bahwa saat ini kaos Jepege dipasarkan via toko online seperti Zalora, dan sebentar lagi juga di toko-toko online fashion lainnya. Selain itu, Jepege juga dipasarkan melalui both-both, atau counter.

“Tahap awal, memang masih ke arah online store. Namun target kita juga akan masuk mal, bikin off store-nya. Juga kita akan buka booth di beberapa tempat. Selain itu, kami juga berencana membuka stand secara rutin di acara seperti PRJ ini, dan event-event yang terkait dengan nama Kota Jakarta ini,” papar Irma lagi.

Yang menarik, seperti ditawarkan oleh Irma, bahwa anak-anak muda Jakarta juga bisa berpartisipasi dengan mengirimkan ide desain kaos yang kreatif ke Jepege. “Kami welcome menerima ide desain dari para anak muda. Kalau kami anggap layak, maka bisa kami tampilkan di desain kaos Jepege,” jelas Irma lagi, sambil menambahkan, bahwa Jepege memang sangat ingin membuat anak muda Jakarta lebih bangga dengan kotanya melalui kaos, juga bangga memakai kaos Jepege itu sendiri sebagai produk kebanggaan kota Jakarta. Dan dengan partisipasi anak muda Jakarta untuk turut mendesain kaos Jepege, maka hal itu bisa memperkuat perasaan bangga tersebut.

So, jangan bilang anak Jakarta, kalo nggak pake kaos Jepege ini!

More Stories
Bareksa Luncurkan Bareksa Umroh