jihad ekonomi ilustrasi
Ilustrasi: MySharing

Jihad Ekonomi Bagaimana Seharusnya?

Jihad ekonomi adalah menegakkan syariat dalam ekonomi untuk kemaslahatan.

Belakangan, terma Jihad Ekonomi diperkenalkan di masyarakat. Setidaknya sejak 2017, bertepatan dengan didirikannya Koperasi Syariah 212 (KS212). KS212 saat itu dianggap sebagai perwakilan dari keinginan umat untuk bangkit secara ekonomi.

Tak heran jika kemudian keluar istilah Jihad Ekonomi. Saat ini pun, setelah paslon 01 dimenangkan dalam Pemilu 2019, umat Islam, massa 212 yang kebanyakan adalah pendukung paslon 02 mewacanakan lagi soal Jihad Ekonomi ini.

Namun sebenarnya apa jihad ekonomi itu? Dr. Abdurrahman Misno BP, MEI., Direktur Pasca Sarjana Institut Agama Islam Sahid, Bogor kepada MySharing, Jumat (5/7) mengatakan, “Jihad ekonomi adalah bagaimana, kaila yakuna dulatan bainal aghniya`i minkum, agar harta itu tidak hanya berputar pada kalangan orang kaya saja”.

Dalam rangka meluruskan istilah jihad ekonomi, yang juga untuk dapat memaksimalkan potensinya, Misno menjelaskan pada dasarnya, pemerataan adalah tujuan jihad ekonomi itu. Dan, ekonomi Islam memiliki berbagai instrumen untuk pemerataan ekonomi. Sebut, saja, zakat, sedekah, wakaf, dan infaq. Semua isntrumen non ekonomi ini dimaksudkan untuk memeratakan pendapatan di masyarakat.

Jadi, sejatinya, “Sehingga ketika bicara tentang jihad ekonomi juga bukan hanya bicara tentang apa bagaimana menumpuk kekayaan untuk diri kita, bukan!”, kata Misno menegaskan.

Kepada MySharing, Misno menjelaskan dalam video di bawah ini.

Transkrip
Salah satu dari kewajiban setiap Muslim itu adalah kita taat kepada Allah dan juga taat kepada Rasul. Ketaatan ini memerlukan adanya Mujahadah

Sehingga layak Allah Swt, pantas Allah Swt, kemudian berfirman  Jahidu bi anwalikum wa anfusikum. Berjihadlah, bermujahadahlan kepada Allah Swt.

Bi amwalikum, dengan harta-harta kalian dan wa anfusakum dan jiwa-jiwa kalian.

Maka merujuk kepada ayat ini, mujahadah kita, kesungguhan kita kepada Allah Swt itu

itu dibuktikan dengan apa, dengan harta kita dengan jiwa kita juga. Maka kemudian, ketika berbicara tentang bagaimana kita seorang Muslim, juga wajib untuk apa, untuk berjihad dalam hal ekonomi. Jihad ekonomi berkaitan dengan bagaimana kita sebagai seorang Muslim itu betul-betul apa, bermujahadah.

Pertama, menegakkan kalimat Allah Swt maknanya, bahwa jihad ekonomi berarti apa? kita meneapkan seluruh syariat Allah Swt dalam bidang ekonomi.

Ya, dan kemudian berikutnya berarti apa, meninggalkan sejauh-jauhnya semua hal yang diharamkan oleh Allah Swt dan Rasulnya.

ini maknanya berarti apa, jihad ekonomi menuntut kepada kita untuk melaksanakan seluruh aturan ekonomi dalam kehidupan sehari-hari.

Dan, juga menjauhkan meninggalkan bahkan dalam surat Al Baqarah dikatakan apa? Memerangi segala bentuk riba.

Memerangi semua hal yang diharamkan oleh Allah Swt dan Rasul Saw.

Sehingga ketika bicara tentang jihad ekonomi juga bukan hanya bicara tentang apa bagaimana menumpuk kekayaan untuk diri kita, bukan!

Agar harta tidak berputar di kalangan orang kaya saja Click To Tweet

Tetapi jihad ekonomi adalah bagaimana, kaila yakuna dulatan bainal aghniya`i minkum. Agar harta itu tidak hanya berputar pada kalangan orang kaya saja.

Ini sangat menarik sekali, kenapa, karena bicara tentang jihad ekonomi, bicara tentang bagaimana agar kekayaan itu terdistribusi dengan baik. Orang kaya, dia diwajibkan dengan adanya zakat,infaq, sodaqoh, waqaf, dan sebagainya.

Orang Muslim atau orang yang Muslim kemudian dia memiliki kekurangan. Orang fakir miskin, dia memiliki hak atas harta dari orang-orang yang kaya. Dengan ini, kita jihad ekonomi berarti kita menjadikan bagaimana seluruh aktivitas ekonomi kita didasarkan kepada nilai-nilai Islam. Kita menegakkan bahwa syariat ekonomi syariah adalah syariat ekonomi yang membawa kepada kemaslahatan.

Dan, semua yang dilarang itu kita hilangkan, kita perangi hanguskan dari muka Bumi ini, sehingga kemudian apa kemaslahatan, keadilan yang diharapkan dari orang miskin yang ada di sekitar kita itu akan didapatkan dan orang kaya tidak hanya menjadi dia kaya terus menerus akan tetapi dia memiliki kontribusi.

Ya dalam zakatnya, dalam wakafnya, dalam sodaqohnya, dalam infaqnya untuk mendistribusikan kekayaannya, untuk menyebarkan kekayaannya memberikan hak dari atau bagi para fakir miskin.

Jihad Ekonomi, kita pun bertanggung jawab atas kemaslahatan bersama Click To Tweet

Inilah yang saya sebut dengan jihad ekonomi. di mana kita sebagai individu sebagai anggota masyarakat, bertanggung jawab untuk kesejahteraan umat Islam dan juga secara umum umat manusia di semesta ini.

Wassalamualaikum warahmatulahi wabarakatuh

More Stories
Dubai Islamic Bank Berencana Mengakuisisi Noor Bank