Kalau Berani Pesantren Juga Bongkar!

Pembangunan di lahan negara tak hanya di Kalijodo, Jakarta Barat. Di Jakarta Timur, ada pesentren di bangun ditanah negara.

Pembokaran rumah di Kalijodo, Jakarta Barat.
Pembokaran rumah di Kalijodo, Jakarta Barat.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Thahaja Purnama melancarkan aksinya mengusur tempat pelacuran, rumah-rumah warga dan masjid di lahan negara Kalijodo, Jakarta Barat.

Terkait aksi Ahok ini, Pendiri Pengajian Politik Islam (PPI), Cholil Ridwan menilai  pengusuran Kalijodo yang dilakukan Ahok substansinya sudah benar, bahwa itu tanah negara yang diserobot oleh orang yang tidak berhak.

Menurut Cholil , kalau Ahok hendak menjalankan hukum harusnya bersikap adil. Bahwa pelacuran kelas elit di hotel-hotel juga harus dibersihkan bukan hanya di Kalijodo.   Begitu pula dengan orang-orang yang tinggal di tanah negara yang lain berupa toko, gedung, kantor, sekolah, masjid dan juga gereja harus dibongkar  dibersihkan.

“Pertanyaan kenapa Kalijodo baru sekarang. Dugaan kami, pasti ada kaitannya dengan pencitraan Ahok,”  kata Cholil kepada MySharing, ditemui usai Konvensi Cagub Muslim Jakarta, di Aula Buya Hamka, Masjid Al-Azhar, Jakarta, Kamis pekan lalu.

Lebih lanjut Cholil menegaskan, bahwa banyak juga yang membangun di tanah negara di wilayah lain, salah satunya pembangunan pesantren di lahan negara di  daerah Jakarta Timur.

“Ahok, kalau berani tuh pesantren di Lubang Buaya,    Jakarta Timur yang dibangun di tanah negara. Bongkar.  Apalagi kalau  ada gereja  ya harus berani bongkar  juga,” tukas Cholil yang juga anggota Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI).

 

 

 

More Stories
“Danamon Optimal New Live! Experience”,  Konser Musik Akbar Pertama Di Era Pandemi