Kunjungan delegasi The Association of Financiers Kazakhstan ke DJPPR Kemenkeu, baru-baru ini di Jakarta.

Kazakhstan Belajar Sukuk Indonesia

Sukuk Negara Indonesia dinilai sukses oleh kalangan mancanegara. Karena itu, Negara-Negara dari luar mulai ingin belajar pengembangan Sukuk Negara dari Indonesia, seperti kali ini  dari Negara kawasan Asia Tengah, Kazakhstan.

Delegasi dari The Association of Financiers Kazakhstan (asosiasi sektor keuangan yang terakreditasi oleh National Bank of the Republik of Kazakhstan) baru-baru ini mengunjungi Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementrian Keuangan dalam rangka mempelajari pengalaman berharga Indonesia dalam mengembangkan Sukuk Negara.

Study visit ini dilakukan oleh dua orang delegasi Kazakhstan, yaitu Chief Credit Analyst dan Chief Manager Methodologist of Development and Business Support Department, Astana Bank JSC.

Dalam study visit tersebut, dilakukan knowledge sharing oleh Direktur Pembiayaan Syariah DJPPR mengenai Sukuk Negara, terutama terkait peran Sukuk Negara dalam pembiayaan APBN, perkembangan Sukuk Negara, serta instrumen Sukuk Negara untuk investor individu (Sukuk Ritel).

Di samping itu, turut dipaparkan pula peran Sukuk Negara dalam mendukung pengembangan industri keuangan syariah.

Melalui kunjungan ini, diharapkan Kazakhstan dapat mengadopsi kebijakan pengembangan industri keuangan syariah Indonesia.

Kunjungan ke DJPPR tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pelatihan keuangan dan perbankan syariah kepada The Association of Financiers Kazakhstan yang difasilitasi oleh Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan.

 

More Stories
BNI Syariah Lakukan Pelatihan Manajemen Masjid di Mataram