Moderat, Ciri Utama Ekonomi Islam

Hal ini disampaikan oleh Dewan Pengawas Syariah Islamic Development Bank, Jeddah di Wisuda XV Institut Tazkia.

Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Dr. Mohammed al Rougi (Dewan Pengawas Syariah Islamic Development Bank Jeddah), mengatakan, bahwa belajar ekonomi syariah itu terdapat ciri-ciri nilai yang berlandaskan Al-Quran dan hadits, seperti keadilan, kemaslahatan, dan kemakmuran bagi orang-orang yang melakukan dan mendapatkannya. Selain itu, beliau menegaskan bahwa ilmu ekonomi adalah penting untuk kita pelajari. Sehingga dengan adanya pernyataan ini, diharapkan kita sebagai umat Islam dapat memberikan sikap moderatnya dalam mengurusi perekonomian di sekitar kita. “Moderat itulah yang menjadi ciri utama ekonom Islam”, kata Mohammed Rougi menegaskan di di Gedung Puri Bengawan, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/11).

Selain Prof. Dr. Mohammed al Rougi , acara juga diisi dengan sambutan Rektor Institut Tazkia, Dr. Murniati Mukhlisin, M. Acc, QWP. Murniati mengatakan bahwa acara wisuda tahun ini adalah pertama kalinya menggunakan logo baru Institut Tazkia setelah adanya surat keputusan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian Agama.

Diharapkan bahwa tujuh tahun lagi Institut Tazkia akan bertransformasi menjadi Universitas Tazkia yang mendunia sesuai visi kampus yang ditetapkan hingga tahun 2025. Murniati juga menyampaikan bahwa Institut Tazkia meraih penghargaan sebagai kampus pertama dan teraktif dalam mempromosikan ekonomi syariah di Indonesia.

Sebanyak 415 orang wisudawan wisudawati terdiri dari program studi Akuntansi Syariah 143 orang, Ekonomi Syariah 46 orang. Hukum Ekonomi Syariah 25 orang, Manajemen Bisnis Syariah 161 orang, D3 9 orang, dan Pasca Sarjana 31 orang.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Tazkia Cendekia, Dr. Syafi’i Antonio, M. Ec dalam sambutannya berpesan kepada para wisudawan ke-XV Institut Agama Islam TAZKIA bahwasanya ini adalah the end of beginning, akhir dari sebuah permulaan, awal dari Rihlah al-‘Ilmiyyah, ijazah dan sertifikat bukan segalanya tetapi itu adalah tanda sudah menyelesaikan perjalanan intelektual. Di tengah zaman distruptif ini, para alumni dituntut untuk memiliki keilmuan yang luas dan mumpuni secara akademik.

Melengkapi sambutannya, Dr. Tak lupa, beliau memimpin prosesi Tazkia Strategic Value, T.A.Z.K.I.A, dan berpesan untuk tidak melupakan enam prinsip dasar ini untuk mengantarkan kita Sa’adah fii ad-Dunya wa al-Akhirat yaitu kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

Ekonomi Islam beciri-ciri nilai yang berlandaskan Al-Quran dan hadits Click To Tweet

Hadir pula dalam acaara ini jajaran manajemen kampus Institut Tazkia, orang tua wisudawan, wisudawan dan wisudawati angkatan 15, Prof. Dr. Mohammed Rougi (Dewan Pengawas Syariah Islamic Development Bank Jeddah), Rektor Universitas Ibnu Khaldun, Direktur Utama Bank NTB Syariah, Perwakilan Pemerintah Daerah yang telah bekerja sama dengan Institut Tazkia, dan lembaga-lembaga keuangan syariah lainnya.

More Stories
Dua Mahasiswa Tahfiednomic Tazkia Juara MTQ Provinsi