OJK Akan Perluas Agen Penjual Reksadana

Demi mendorong pertumbuhan jumlah investor lokal di pasar modal, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyiapkan peraturan untuk memperluas agen penjualan produk reksadana yang kini masih terbatas di bank. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Nurhaida, di Bursa Efek Indonesia, Jumat (14/11).

OJK Akan Perluas Agen Penjual Reksadana
Nurhaida, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK di Bursa Efek Indonesia, Jumat (14/11).

Nurhaida mengungkapkan peraturan yang masih dalam proses ini bertujuan untuk lebih mempermudah capaian ke masyarakat untuk masuk ke pasar modal dan memberikan pilihan yang lebih luas kepada investor. “Jadi dengan adanya agen menjadi penjual reksadana tidak hanya bank, tapi bisa meluas ke lembaga jasa keuangan lain, tujuannya agar dengan banyaknya agen jadi jangkauannya lebih luas, lebih banyak investor yang tertarik dan masuk menjadi pemegang unit reksadana. Mudah-mudahan ini bisa mempercepat perkembangan pasar modal Indonesia,” katanya.

Namun, Nurhaida belum dapat menentukan secara pasti berapa banyak investor akan bertambah dengan adanya peraturan tersebut. Pasalnya, untuk menjadi agen penjual reksadana ada persyaratan tertentu yang harus dipenuhi untuk memastikan keamanan investor tetap terjaga. Baca: Diversifikasi Jadi Alasan Investor Pilih Reksadana Syariah

“Berapa besar pertambahannya akan dilihat berapa banyak (lembaga keuangan) yang memenuhi syarat dan luas dari jangkauan mereka, jadi sekarang tidak targetkan dulu berapa peningkatannya. Yang jelas ini upaya meningkatkan akses masyarakat kepada produk pasar modal dalam hal ini reksadana,” jelas Nurhaida, yang menargetkan peraturan tersebut dapat keluar sebelum akhir tahun ini.

Selain itu, Nurhaida mengungkapkan OJK pun tengah menyiapkan beberapa peraturan yang dinilai akan dapat memberikan berbagai kemudahan mengakses pasar modal. Salah satunya adalah peraturan prinsip pengenalan nasabah (know your customer/KYC) yang lebih akomodatif. “Jadi nanti dalam KYC dibedakan bagi yang berinvestasi besar harus detail dan lengkap data nasabahnya. Sedangkan, yang investasinya kecil KYC-nya akan lebih sederhana. Ini dimaksudkan agar lebih banyak investor masuk ke pasar modal,” papar Nurhaida. Rencananya aturan ini akan keluar pada tahun depan.

More Stories
Poster Hayya the Movie
Hayya the Movie Official Trailer, The Spirit of Love 2