PT Pegadaian Akan Konversi Outlet Konvensional Menjadi Syariah Di Beberapa Kota

Pegadaian segera melakukan konversi outlet konvensional menjadi syariah di beberapa kota seiring program OJK dan MUI dalam percepatan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Demikian hal tersebut diungkapkan Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) – Sunarso, baru-baru ini di Jombang, Jawa Timur, dalam acara Halaqah Pengasuh Pesantren bersama Majelis Permusyawaratan Pengasuh Pesantren Se-Indonesia (MP3i) yang mengambil tema “Urgensi Keuangan Syariah Untuk Pemberdayaan Ekonomi Ummat”.

Menurut Sunarso, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah perlu disegerakan. Karena produk keuangan syariah secara nyata dapat meningkatkan kesejahteraan, tidak hanya umat muslim, tetapi juga seluruh kalangan masyarakat. Pengembangan produk keuangan syariah dan tren industri halal di beberapa kota mampu menggerakkan roda ekonomi, meningkatkan pendapatan dan kesempatan kerja, termasuk memberdayakan UMKM sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Untuk itu Pegadaian segera mengkonversi beberapa outletnya menjadi syariah untuk menjawab kebutuhan masyarakat, utamanya di Jawa Timur,” ungkap Sunarso.

Sementara itu,  Ketua Majelis Ulama Indonesia – Ma’ruf Amin dalam kesempatan yang sama mengungkapkan, pengembangan ekonomi syariah itu dapat mendorong percepatan pengembangan sektor keuangan syariah. Selama ini, pemerintah dan stakeholderlebih fokus mendorong pertumbuhan industri keuangan syariah, tetapi pemberdayaan ekonomi syariah sendiri belum banyak disentuh.

“Untuk itu kami terus bekerjasama dengan berbagai pihak supaya masyarakat makin paham dengan keberadaan produk-produk syariah, yang bisa dijadikan sumber pembiayaan, menggantikan pembiayaan konvensional dan pemberdayaan ekonomi ummat. Sebagai negara dengan mayoritas muslim, kondisi Indonesia sangat ketinggalan dalam penyerapan dana dari keuangan syariah. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat meningkat lebih besar lagi” ujar KH Ma’ruf Amin.

Sedangkan pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng KH. Solahuddin Wahid mengatakan, bahwa sejak berdirinya salah satu bank syariah di Indonesia pada awal tahun 90-an, perkembangan ekonomi syariah terus mengalami peningkatan. Bahkan sekarang sudah banyak lembaga-lembaga baik itu pesantren maupun non-pesantren yang sudah melakukan inisiatif syariah.

“Walaupun memang harus diakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan ummat islam agar perekonomian syariah bisa memberikan kontribusi yang lebih besar lagi bagi negara,” demikian tutup KH. Solahuddin Wahid.

 

 

More Stories
halal bihalal syariah hotel solo
Syariah Hotel Solo Gelar Halal Bihalal Lorin Group