Setan dan Korupsi, Peran Setan dalam Diri Koruptor – Raden Panji Utomo

Mungkin selama ini kita berpikir, korupsi adalah perilaku yang berdiri sendiri, pada mental si pelaku.

Ternyata tidak. Korupsi ada kaitannya dengan keimanan. Orang yang beriman cenderung tidak korupsi. Tapi di kenyataannya, banyak juga koruptor yang tampil soleh dan solehah, membangun masjid, naik haji, dan sebagainya.

Menurut dr. Raden Panji Utomo, atau yang biasa disapa Raden saja, korupsi ada kaitannya dengan setan. Loh kok? Ya, perilaku korupsi tidak berdiri dan setan itu nyata. Setan bukan dalam artian seperyi di film-film, tetapi setan dalam diri manusia, bahkan setan dari golongan manusia.

Raden yang mantan relawan top Tsunami Aceh dan aktivis kemanusiaan ini juga seorang spiritualis dan praktisi pengobatan holistik. Tentu dia adalah seorang dokter umum dan sarjana hukum juga.

Kepada saya, beberapa hari lalu, Raden berbincang soal peran antara korupsi dan setan di villanya di kawasan puncak, Bogor.

Di sela-sela konten seputar perang ekonomi, konspirasi corona yang masih saya garap, saya menayangkan konten ini untuk memberi gambaran lebih lebih spiritual, tentang korupsi, yang oleh channel pernah dibahas sebelumnya.

Saksikan selengkapnya di bawah ini:

More Stories
Corona, Antara Hati-Hati dan Panik