Tangkal Corona, Anies Terbitkan Instruksi Gubernur Khusus Virus Corona

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan instruksi gubernur (ingub) terkait peningkatan kewaspadaan terhadap risiko penularan infeksi virus Corona.

Dalam instruksi tersebut, Anies meminta para kepala dinas hingga camat dan lurah di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menyosialisasikan risiko virus Corona, penularan, dam langkah pencegahan serta pengendaliannya.

Ditandatangani pada 25 Februari 2020, Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 16 Tahun 2020 itu diberikan kepada 27 pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.Dari para wali kota, kepala dinas, direktur rumah sakit, kepala puskesmas, hingga para lurah dan camat.

“Mendukung dan melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pengendalian risiko penularan infeksi COVID-19 di wilayah Provinsi DKI Jakarta sesuai dengan lampiran yang merupakan bagian tak terpisahkan dari instruksi gubernur ini,” begitu bunyi Ingub tersebut yang dikutip MySharing, Sabtu (29/2/2020).

Salah satu yang menjadi pusat perhatian Anies adalah obyek wisata dan rekreasi sampai penginapan di Jakarta. Anies meminta Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk lebihgencar menyosialisasikan kewaspadaan penyebaran virus Corona.

“Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melakukan sosialisasi dengan sasaran seluruh jajaran, para pengelola tempat hiburan, para pengelola tempat wisata dan rekreasi, para pengelola tempat makan, para pengelola penginapan, dan para pengelola agen perjalanan,” kata salah satu poin Ingub No. 16/2020 itu.

Untuk membiaya perintah dalam Ingub tersebut, akan diambil dari ABPD DKI Jakarta. Pun, hasilnya dilaporkan ke Gubernur, melalui Sekretaris Daerah DKI Jakarta.

“Biaya yang diperlukan untuk pelaksanaan instruksi gubernur ini dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah melalui Dokumen Pelaksanaan Anggaran Perangkat Daerah/Unit Perangkat Daerah masing-masing,” tulis Ingub.

“Melaporkan hasil pelaksanaan instruksi gubernur ini kepada Gubernur melalui Sekretaris Daerah. Instruksi gubernur ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan,” tulisnya lagi.

More Stories
Telat Lockdown, Apakah Indonesia Akan Seperti Italia?