Tazkia Selenggarakan Tabligh Akbar Nuzulul Qur’an Dan Grand Launching Indonesia Bertaa’wun

Dengan semangat Alquran, Tazkia ajak masyarakat tingkatkan gotong royong, terutama untuk daerah Timur Indonesia.

Sabtu 02 Juni 2018, STEI Tazkia bekerjasama dengan BTTM Tazkia dan Masjid Andalusia mengadakan salah satu agenda terbesar pada bulan Ramadhan tahun ini yaitu Tabligh Akbar Nuzulul Qur’an. Acara yang diselenggarakan dalam rangka memperingati turunnya Alquran yang beretepatan dengan tanggal 17 Ramadhan ini dihadiri langsung oleh Ustadz Yusuf Mansur (UYM), Ustadz Fadlan Garamatan dan tentu saja Dr. Muhammad Syafii Antonio selaku tuan rumah.

Selain mendatangkan tokoh-tokoh. Selain mendatangkan tamu-tamu spesial acara ini dilengkapi dengan beberapa kegiatan yang tak kalah spesialnya, di antaraya ada pemberian santunan kepada 100 guru mengaji, bekerja dengan LAZISMU, pembagian sembako murah, bekerjasama dengan BTTM. Sebanyak 2050 buah paket dan terakhir adalah Grand Launching Indonesia Berta’awun (bekerjasama langsung dengan Asuransi Syariah Keluarga Indonesia/ ASyKI).

Acara ini dibuka dengan pemberian motivasi dan kiat-kiat supaya ummat Muslim mampu bangkit dari kemiskinan dan melangkah menuju kesuksesan. UYM menjelaskan bahwa untuk bangkit dari kemiskinan ummat muslim harus memiliki mental orang kaya terlebih dahulu. Mental orang kaya yang dimaksud di sini adalah mental yang membuat seseorang akan menghindarkan dirinya dari meminta pertolongan orang lain. Dan, justeru sebaliknya selalu bersedia dan menawarkan pertolongan terhadap orang lain, mskipun dirinya sendiri pun sedang dalam kesulitan.

“Kalau ummat Muslim pengen Ingin kaya, bangun dulu mental kayanya jangan dikit-dikit minta dan berharap bantuan orang lain, harusnya malu dibantuin orang lain. Justeru kalau pengen jadi kaya bersikaplah seperti orang kaya, bantu orang sebanyak-banyaknya, perbanyak sedekah dan bermunajat serta berdoa kepada Allah”, kata UYM memberikan motivasi kepada jamaah yang hadir.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan dan santunan terhadap 100 orang guru ngaji yang diserahkan oleh pihak Lazismu dan Tazkia Grup. Ada juga pembagian sembako murah sebanyak 2050 buah paket untuk 2050 orang anggota BTTM Tazkia dari 14 Desa dan 2 Kecamatan.

Kondisi Ekonomi Muslim Papua
Acara kemudian dilanjutkan kembali dengan pemaparan materi dakwah yang disampaikan oleh Ustadz Fadlan Garamatan. beliau menghimbau kepada seluruh ummat muslim Idonesia untuk jauh lebih memperhatikan kondisi saudara-saudara Muslim di Papua terutama dari aspek Ekonomi.

Pemberian Materi Ceramah dan Motivasi dari Ustadz Yusuf Mansur

“Daerah Timur merupakan daerah di mana peradaban Indonesia dimulai dengan fakta bahwa Papua-lah tanah pertama yang mengumandangkan adzan dan melaksanakan shalat subuh ketika daerah lain masih terlelap tidur (begitupula shalat yang lainnya), daerah Papua juga yang pertama tersentuh oleh hangatnya sinar matahari. Jadi kalo Indonesia mau membangun peradaban yang maju, mulai membangun dari daerah paling Timur di Indosesia yaitu daerah Papua”. Papar Ustadz Fadlan yang disambut dengan hangat oleh jamaah yang hadir.

Pembagian 2050 paket sembako murah
Penyerahan santunan dan dana apresiasi untuk 100 guru ngaji

Acara kemudian ditutup dengan Grand Launching Indonesia Berta’awun yang dipimpin langsung oleh Dr. Syafii Antonio selaku ketua Tazkia Grup.

Grand Launching Program Indonesia Berta’awun

“Program Indonesia berta’awun ini merupakan bentuk kepedulian Tazkia Grup terhadap nasib masyarakat kecil. Program yang ditujukan untuk membantu masyarakat kecil yang tidak tersentuh asuransi agar mampu merencanakan dan mempersiapkan kehidupannya jauh lebih baik lagi”, Kata Dr. Syafii saat meresmikan program Indonesia Berta’awun.

Dr. Muhammad Syafii Antonio (Ketua Tazkia Grup)

“Harapannya dengan program Indonesia Berta’awun ini tidak ada lagi yang mengalami kesulitan mendapatkan dana pengobatan atau pendidikan bahkan tidak ada lagi masyarakat miskin yang meninggal dalam keadaan masih mempunyai utang. Juga, ke depannya Tazkia akan bekerjasama dengan Ustadz Fadlan Garamatan dan MayBank untuk memberikan beasiswa terhadap putra putri terbaik Papua untuk belajar di STEI Tazkia dengan program ini”, Kata Ketua STEI Tazkia Dr. Murniati Mukhlisin sekaligus meresmikan peluncuran kartu Indonesia Berta’awun.

Dr. Murniati Mukhlisin (Ketua STEI Tazkia)

 

Penutupan acara juga diiringi dengan pemberian santunan dan beberapa hadiah khusus terhadap anak-anak yatim, bekerjasama dengan Ikatan Notaris Indonesia. Juga peresmian program beasiswa Tazkia untuk peyandang disabilitas yang berprestasi, bekerjasama dengan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia.

Penyerahan Beasiswa Tazkia untuk Putra-Putri Indonesia Timur

 

More Stories
BNI Syariah Kerjasama Pembiayaan Rumah PT Deltacendana Citapersada