Virus-Virus Menuju Firdaus

Dr. Abdurrahman Misno, BP, MEI (Direktur Pasca Sarjana Institut Agama Islam Sahid/ INAIS, Bogor)

Virus Corona benar-benar membuat banyak manusia merasa takut dengannya, padahal masih banyak lagi virus-virus yang menghalangi manusia untuk mendapatkan Surga Firdaus. Berbagai virus yang menggerogoti aqidah, syariah dan akhlak kini menyebar di tengah masyarakat.

Berikut ini kutipan khutbah Jumat Dr. Abdurrahman Misno, BEP, MEI pada 31 Januari 2020 dengan judul “Virus-Virus Menuju Firdaus”.

Jika virus Corona akan berakibat pada kematian jasad, maka banyak virus yang justru mematikan hati-hati manusia. Berkembangnya virus kesyirikan, hal-hal kebaruan dalam ibadah (muhdasaat) hingga virus-virus kemaksiatan yang kini menjangkiti umat Islam.

Kesyirikan yang dibungkus dengan local culture (budaya lokal) saat ini bangkit kembali dan dilindungi serta dipasarkan di berbagai pameran. Hal-hal baru dalam ibadah yang dianggap sebagai sikap fleksibel, luwes, moderat dan klaim dengan bahasa indah lainnya, padahal Allah dan RasulNya sangat membencinya.

Virus SEPILIS (Sekuler, Pluralisme dan Liebralisme) juga telah menjangkiti umat ini, hingga mereka ber-KTP Islam tetapi benci dengan syariah Islam. Mereka beribadah tetapi menganggap Islam tak pernah mengatur masalah politik, ekonomi, sosial dan budaya. Virus SEPILIS telah mengakibatkan berkembangan gaya hidup yang tidak lagi mencerminkan nilai-nilai Islam.

Demikian pula virus-virus kemaksiatan dalam bentuk dosa-dosa besar dan kecil yang telah merebak di tengah masyarakat.

Virus LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Trans Gender) yang semakin menyebar bahkan hingga ke pelosok negeri, korbannya telah berjatuhan dan terus menular hingga ke anak-anak di sekolahan. Cobalah buka media sosial, bagaimana virus ini ternyata telah memiliki banyak pengikut, sangat akut bahkan telah masuk ke dalam berbagai ruang dan sudut. Efek mengerikan yang sudah sama-sama kita dengar adalah merebaknya Aids dan HIV yang semakin merata-rata.

Virus dalam bidang Muamalah juga jangan pernah lengah, berkembangnya berbagai akad yang diharamkan dalam Islam seperti Maysir (perjudian), Gharar (Ketidakjelasan akad), Riba (tambahan dalam jual beli dan hutang) serta akad haram lainnya menjadikan umat Islam jauh dari nilai keberkahan. Bahkan banyak sekali ancaman ketika riba menyebar di masyarakat, yang ujungnya adalah hilangnya keberkahan, kemiskinan dan adzab yang berat di dunia dan akhirat.

Virus LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Trans Gender) lebih berbahaya dari Corona! Click To Tweet

Maka, saat ini umat Islam dihadapkan dengan berbagai virus yang menghalangi untuk mendapatkan surga Firdaus. Tugas kita bersama untuk terus memperbaiki diri, mengajak kepada yang ma’ruf dan mencegah segala bentuk kemungkaran yang ada di masyarakat.

Memberikan edukasi bahwa virus yang mematikan raga itu sangat berbahaya, namun virus yang merusak tatanan manusia juga tidak kurang berbahaya.

Virus yang merusak tatanan manusia juga tidak kurang berbahaya Click To Tweet

Mudahan-mudahan Allah Taala sentiasa menjaga kita semua dan umat Islam di seluruh dunia agar terhindar dari segala virus yang ada. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin, Wallahu a’lam bi shawab.

More Stories
Sukuk Negara Kembali Di Lelang, Pemerintah Himpun Rp 6.290 Triliun