Suasana pelayanan customer di Asuransi Simas. /Foto: Heru Lesmana Syafei/ Sharing

Strategi Pemasaran Asuransi Sinar Mas Lewat Marketing Point Agency

Asuransi Sinar Mas berencana menambah marketing point agency (MPA) sebanyak 100 unit di tahun ini. MPA menjadi salah satu strategi pemasaran Asuransi Sinar Mas dalam menjangkau pasar yang lebih luas.

Suasana pelayanan customer di Asuransi Simas. Heru Lesmana Syafei/ Sharing
Suasana pelayanan customer di Asuransi Simas. />Heru Lesmana Syafei/ Sharing

Direktur Asuransi Sinar Mas, Dumasi Marisina Magdalena Samosir, mengatakan seiring dengan rencana pengembangan bisnis Asuransi Sinar Mas di tahun ini yang akan mengeluarkan dua produk mikro membuat kehadiran MPA menjadi sangat penting untuk menjangkau segala lapisan masyarakat. “Setelah di 2013 kami membuka 30 MPA, di tahun ini kami akan menambah 100 MPA karena penjualan dari MPA cukup bagus, ada yang baru 8 bulan sudah mencapai Rp 1miliar,” ujar Dumasi usai peluncuran produk Simas Sehat Income di Plaza Sinar Mas, Kamis (13/1).

Oleh karena itu, dengan rencana peluncuran dua produk asuransi mikro yang ditujukan bagi petani/peternak dan komunitas sepeda motor (touring) diharapkan MPA dapat memberikan kontribusi cukup besar. “Informasi yang kami peroleh dari MPA yang tersebar di seluruh Indonesia ini ternyata ada petani/peternak yang membutuhkan asuransi,” imbuh Dumasi. Premi asuransi mikro ini akan dipatok mulai sebesar Rp 50.000 dengan nilai uang pertanggungan maksimal hingga Rp 50 juta.

Secara total saluran distribusi keagenan menyumbang premi sebesar Rp 143 miliar dari total premi Rp 4,1 triliun di tahun 2013. Keagenan menduduki peringkat ketiga dari kontribusi saluran distribusi terhadap premi. Penyumbang premi terbesar berasal dari broker sebesar Rp 1,7 triliun, korporat Rp 1,1 triliun, multifinance Rp 833 miliar, bank Rp 120 miliar, dan penjualan langsung Rp 80 miliar.

Sementara dari sisi produk, asuransi kebakaran mencatat kontribusi premi tertinggi dengan Rp 1,6 triliun (40 persen), diikuti oleh asuransi kendaraan bermotor Rp 1,053 triliun (26 persen), asuransi kesehatan Rp 828 miliar (20 persen), lain-lain Rp 315 miliar (8 persen), marine cargo Rp 152 miliar (4 persen), marine hull Rp 65 miliar (2 persen), dan engineering Rp 30 miliar (1 persen).

Di tahun ini Asuransi Sinar Mas membidik premi asuransi kesehatan dapat memberikan kontribusi lebih tinggi dari tahun lalu seiring dengan diluncurkannya asuransi kesehatan Simas Sehat Income. Asuransi Sinar Mas memiliki 30 kantor cabang, 1 kantor cabang syariah, dan 62 kantor pemasaran yang tersebar di seluruh Indonesia. Di tahun 2014 Asuransi Sinar Mas menargetkan premi sebesar Rp 4,4 triliun.