CIMB Group Holdings Bhd, RHB Capital dan Malaysia Building Society telah menerima persetujuan dari Bank Negara Malaysia untuk mendiskusikan pembentukan mega Islamic bank (bank syariah mega).

“Kami percaya bahwa ada nilai yang melekat di sana dan akan ada banyak peluang yang muncul dari merger ini. Kami berharap untuk dapat menjelajahi lebih lanjut dalam diskusi kami,” kata Managing Director RHB Capital Group, Kellee Kam, sebagaimana dilansir dari thestar.com.my, Jumat (11/7).
Hal senada juga diungkapkan Presiden dan Chief Executive Officer MBSB, Datuk Ahmad Zaini Othman. “Kesempatan untuk menjadi bagian dari bank syariah mega sangat menarik minat kami dan kami ingin membawanya ke langkah selanjutnya,” ujar Othman.
- Bank Mega Syariah Umumkan Pemenang Poin Haji Berkah Tahap 3
- BSI Resmi Naik Kelas Sebagai Persero, Mayoritas Pembiayaan ke Segmen Konsumer dan Ritel
- BCA Syariah Luncurkan BSya Digital Membership Card Ivan Gunawan Prive dan Mandjha
- CIMB Niaga Ajak Nasabah Kelola Gaji dan Finansial dengan Lebih Bijak melalui OCTO
Bank syariah mega ini diperkirakan akan memiliki kapitalisasi pasar lebih dari 90 miliar ringgit, dengan asumsi nilainya 1,7 sampai 1,7 kali nilai buku. Pada 1,75 kali nilai buku, RHB Cap akan memiliki kapitalisasi pasar sekitar 30 miliar ringgit, sementara total kapitalisasi MBSB akan menjadi sekitar 6,8 miliar ringgit.

