Rista Manurung, Vice President, Direktur Hukum dan Kepatuhan PT Sun Life Financial Indonesia saat memberikan sambutan dalam acara Seminar Ekspektasi Bank dan Multifinance Terhadap Industri Asuransi yang berlangsung di Ballroom Sasana Mulyo, Hotel Le Meridien, hari Kamis (27/3)
Rista Manurung, Vice President, Direktur Hukum dan Kepatuhan PT Sun Life Financial Indonesia saat memberikan sambutan dalam acara Seminar Ekspektasi Bank dan Multifinance Terhadap Industri Asuransi yang berlangsung di Ballroom Sasana Mulyo, Hotel Le Meridien, hari Kamis (27/3)

Sun Life Akomodir Ekspektasi Bank dan Multifinance terhadap Asuransi

[sc name="adsensepostbottom"]

PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life) pada (27/3/14) mengumumkan memperluas peluang kerja sama pemasaran dengan bank dan perusahaan multifinance di Indonesia untuk meningkatkan penetrasi pasar produk-produk bancassurance dan asuransi. Peluang kerjasama ini diumumkan di sela-sela penyelenggaraan seminar bertajuk “Ekspektasi Bank dan Multifinance terhadap Industri Asuransi” di Hotel Meridien, Jakarta yang disponsori oleh Sun Life dan Media Asuransi. Seminar ini menghadirkan sejumlah pembicara terkemuka dari bidang asuransi, perbankan, pembiayaan, dan ekonomi yaitu Direktur Mikro dan Retail Banking, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Hery Gunardi; Direktur Utama PT Bima Finance, Dennis Firmansjah; dan Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), Suwandi Wiratno

Rista Manurung, Vice President, Direktur Hukum dan Kepatuhan PT Sun Life Financial Indonesia saat memberikan sambutan dalam acara Seminar Ekspektasi Bank dan Multifinance Terhadap Industri Asuransi yang berlangsung di Ballroom Sasana Mulyo, Hotel Le Meridien, hari Kamis (27/3)
Rista Manurung, Vice President, Direktur Hukum dan Kepatuhan PT Sun Life Financial Indonesia saat memberikan sambutan dalam acara Seminar Ekspektasi Bank dan Multifinance Terhadap Industri Asuransi yang berlangsung di Ballroom Sasana Mulyo, Hotel Le Meridien, hari Kamis (27/3)

“Sun Life mendukung upaya Media Asuransi untuk memulai dialog dan berbagi informasi mengenai potensi kerjasama antara bank dan perusahaan multifinance dengan industri asuransi,” ungkap Rista Manurung, Vice President, Direktur Hukum dan Kepatuhan PT Sun Life Financial Indonesia yang juga menambahkan kerjasama ini berpotensi untuk dapat memperluas penetrasi bagi produk-produk asuransi dan investasi di Indonesia. “Kami juga percaya bahwa kerjasama ini dapat memberikan kontribusi terhadap industri asuransi di Indonesia sehingga dapat berkembang dengan kualitas pelayanan yang lebih baik,” tambah Rista.

Indonesia merupakan pasar potensial bagi produk-produk asuransi. Menurut lembaga Fitch Ratings diperoleh data bahwa industri asuransi dalam lima tahun terakhir tumbuh 20 persen hingga 30 persen per tahun. Untuk memperluas pasar asuransi tersebut dibutuhkan kerjasama dengan lembaga keuangan seperti bank atau multifinance untuk membantu pendistribusian produk-produk asuransi secara efisien. Selain itu, lembaga tersebut memiliki jaringan yang luas untuk mencapai target market yang dituju atau potensi nasabah.

Kerjasama Sun Life dengan kalangan perbankan diwujudkan dalam bentuk produk-produk bancassurance seperti, Rencana Ekstra Dini, sebuah produk yang disediakan untuk memberikan perlindungan sejak dini terhadap penyakit kritis seperti kanker, serangan jantung, dan gagal ginjal. Produk kerjasama lainnya adalah Sun Fortune Link, unit link premi berkala sebagai solusi yang menyediakan akses dana dengan potensi pertumbuhan yang lebih tinggi dalam mengejar tujuan jangka panjang. Sun Life  menawarkan produk bancassurance yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan nasabah seperti proteksi, investasi, perencanaan keuangan, dan menabung. Produk ini juga dapat digunakan untuk berbagai tujuan investasi misalnya untuk dana pendidikan, tabungan, atau dana hari tua. Dengan bekerjasama dengan perusahaan multifinance, Sun Life membuka kesempatan untuk memberikan perlindungan kepada nasabah (dan pencari nafkah) melalui layanan asuransi.

“Kerjasama ini akan sangat menguntungkan bagi kedua belah pihak, bagi kami hal ini merupakan penghematan dalam biaya pemasaran dengan tetap mempertahankan pelayanan bagi nasabah. Sedangkan bagi mitra kami, perusahaan multifinance dan perbankan berarti adanya tambahan pendapatan non-operasional dan peningkatan dalam pelayanan kepada nasabah  yang diwujudkan dengan menyediakan berbagai produk layanan keuangan yang lengkap bagi nasabah. Manfaat bagi nasabah kami, mereka dapat memiliki akses yang mudah melalui sumber terpercaya untuk berbagai produk perlindungan dan kekayaan untuk membantu mereka mencapai kesejahteraan dengan kemapanan finansial” jelas Rista.

Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawasan Industri Keuangan Non-Bank OJK, Firdaus Djaelani dalam siaran pers yang dibagikan dalam seminar tersebut mengungkapkan, “Kami mendukung kerjasama sinergi antara bank dan asuransi maupun multifinance dan asuransi dalam rangka meningkatkan pelayanan finansial kepada nasabahnya. Melalui kerjasama ini diharapkan dapat mendorong peningkatan daya saing produk menjelang pasar bebas ASEAN 2015.”

Atas partisipasi Sun Life dalam seminar yang diselenggarakan dalam rangka HUT Media Asuransi ke-34 ini Darwin Noor, Direktur Media Asuransi mengutarakan apresiasinya, “Kami berterima kasih atas dukungan yang diberikan Sun Life. Kerjasama ini diharapkan dapat memberikan pandangan bagi industri asuransi di Indonesia agar dapat berkembang terutama dalam melayani nasabah.”