Wisata Religi dan Magisnya Alam di Sulawesi Selatan

[sc name="adsensepostbottom"]

Penyebaran Islam di Sulawesi Selatan dilakukan oleh Datuk Robandang dari Sumatera. Pada abad 17 Islam pun berkembang pesat di sana. Raja Makassar yang pertama kali memeluk Islam adalah Karaeng Ma’towaya Tumamenanga Ri Agamanna (Raja Gowa) yang bergelar Sultan Alaudin.

Budaya

Rumah adat Tongkonan dari Toraja dan Rumah Panggung dari Bugis menjadi ikon budaya Sulawesi Selatan. Tongkonan berbentuk panggung terbuat dari kayu. Bagian bawah rumah ini biasanya dipakai sebagai kandang kerbau, dan atapnya dilapisi ijuk hitam berbentuk melengkung. Sedangkan, Rumah Panggung berbentuk persegi empat memanjang ke belakang. Konstruksi bangunan rumah ini dibuat secara lepas-pasang, sehingga dapat dpindahkan dari satu tempat ke tempat lain. Sementara, pesta adat yang paling terkenal adalah Rambu Solo (pesta kematian) di Tana Toraja dan Mappabotting (upacara adat perkawinan) dari Bugis.

Wisata Alam

  1. Rantepao

Rantepao adalah pintu gerbang bagi wisatawan yang hendak menikmati suguhan wisata alam, budaya, dan sejarah dari Toraja yang eksotis. Kota berjulukan Kota Hujan ini berjarak sekitar 300 kilometer dari Makassar ini memiliki suhu yang sejuk dan punya lanskap alam yang hijau.

  1. Tana Toraja

Di sini Anda bisa menemukan daya tarik dari masyarakatnya yang mempertahankan kepercayaan dan tradisi mereka dalam siklus kehidupan yang kekal dan kematian di Bumi. Tana Toraja adalah salah satu tempat yang menyimpan daya magis, serta bebatuan megalitik Lore Lindu. Di sini Anda dapat melihat situs makam pahat di Lemo, makam goa purba di Londa, menhir di Rante Karassik, dan perkampungan Kete Kesu.

  1. Makassar

Ibukota Sulawesi Selatan ini terletak pada jalur perdagangan yang sibuk sepanjang Selat Makassar. Di sini bercampur ras dan etnik Cina, Jawa, Bali, Ambon, dan Eropa.

  1. Pantai Losari

Pantai yang terletak di Kota Makassar ini punya panorama matahari terbenam yang indah.

  1. Pulau Samalona

Air laut yang bening membuat Anda bisa melihat indahnya biota laut di dalam sana. Pulau kecil ini hanya berpenghuni sekitar 16 kepala keluarga dan luasnya tidak lebih dari 100 meter persegi.

  1. Bulukumba

Masyarakat di Bulukumba dikenal sebagai pembuat ulung kapal layar Pinisi. Kabupaten yang terletak 153 kilometer dari selatan Kota Makassar ini menyimpan keajaiban menawan tersembunyi di pantai dan bawah lautnya.

  1. Selayar

Pulau sepanjang 80 kilometer ini merupakan pintu gerbang menuju Taman Nasional Taka Bonerate. Di bawah lautnya tersimpan warna-warni terumbu karang, spons raksasa, hingga beraneka ragam jenis ikan seperti duyung, tuna, penyu, dan pari manta. Selayar terdiri dari 21 pulau dan atol.

  1. Taman Nasional Taka Bonerate
wisata syariah sulawesi selatan
Taman Nasional Taka Bonerate. Foto: sailtakabonerate

Berada di kawasan Coral Triangle Initiative, taman nasional ini merupakan kawasan terumbu karang terluas di Indonesia dan terbesar ketiga di dunia setelah Kepulauan Marshall dan Maladewa.. Taman seluas 530.765 hektar dengan sebaran terumbu karang hingga 500 kilometer persegi ini terletak di Kecamatan Takabonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Wisata Religi

  1. Masjid Terapung Makassar

Masjid 99 Al Makazzary merupakan masjid terapung pertama di Indonesia yang terletak di Pantai Losari. Masjid ini memiliki dua kubah berdiameter 9 meter persegi. Di bawahnya pengunjung dapat bersantai dengan embusan angin pantai.

  1. Masjid Katangka & Makam Sultan Hasanuddin

Pada ruang tengah Masjid yang didirikan tahun 1605 ini terdapat empat tiang soko guru yang mendukung konstruksi bertingkat di atasnya. Letak masjid ini terletak di utara kompleks makam Sultan Hasanuddin di Jl Pallantikan, Kabupaten Gowa.

  1. Kompleks Makam Katangka

Kompleks pemakaman raja-raja Gowa ini adalah bagian situs kerajaan Gowa-Tallo, yang terletak di sebelah utara bukit Tamalate, Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Di kompleks ini terdapat bangunan makam kubah dan jirat biasa. Pada bagian kepala dan kaki jirat ada semacam gunungan yang dilengkapi kaligrafi ayat Al Quran dan identitas raja yang dimakamkan.

Wisata Heritage

  1. Museum Kota Makassar

Museum di tengah kota Makassar ini merupakan gedung berlantai dua bergaya Eropa abad ke-17. Di sini Anda bisa menyaksikan beragam koleksi benda bersejarah berjumlah 560 koleksi yang merekam perjalanan kota Makassar dari zaman ke zaman.

  1. Museum La Galigo

Museum yang berada di Makassar ini diberi nama ‘La Galigo’ atas saran seorang seniman, karena nama ini sangat terkenal di kalangan masyarakat Sulawesi Selatan. La Galigo, yang menjadi Raja Muda Kerajaan Luwu, adalah salah satu putra Sawerigading Opunna Ware, seorang tokoh masyhur dalam mitologi Bugis.

  1. Benteng Fort Rotterdam

Benteng yang awalnya disebut Benteng Jumpandang (Ujung Pandang) ini merupakan peninggalan sejarah Kesultanan Gowa.

  1. Monumen Mandala

Monumen setinggi 75 meter di kota Makassar ini dibangun untuk memperingati perjuangan rakyat Indonesia dalam membebaskan Irian Barat dari tangan penjajah. Di monumen ini juga terdapat berbagai macam relief dan diorama tentang perjuangan pembebasan Irian Barat.

  1. Benteng Somba Opu

Benteng yang terbuat dari batu bata merah ini adalah saksi sejarah kegigihan Sultan Hasanuddin dan rakyatnya mempertahankan kedaulatan negerinya. Begitu memasuki benteng ini akan segera terlihat tembok benteng yang kokoh, menggambarkan sistem pertahanan yang sempurna pada zamannya.

  1. Makam Raja-raja Tallo

Jika ingin menapak tilas dan memahami arti penting Makassar dalam sejarah peradaban nusantara, datanglah ke Tallo. Di sini jasad para pendiri Makassar terbaring. Sebagaimana umumnya kota-kota lama, Tallo berada tepat di muara sungai Tallo.

Transportasi

Pintu masuk utama jalur udara ke Sulawesi Selatan adalah Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin yang terletak 30 kilometer dari Kota Makassar. Keluar dari bandara menuju destinasi wisata di Sulawesi Selatan, Anda akan menikmati jalan beraspal dengan tanjakan yang berkelok-kelok.