World Zakat Forum akan Gelar Konferensi Internasional Fikih Zakat

World Zakat Forum (WZF) akan menggelar konferensi internasional tentang fikih zakat di Hotel Sanway, Kuala Lumpur, Malaysia pada 25-26 November 2015.

WZFSekretaris Jenderal WZF Ahmad Juwaini, mengatakan konferensi ini dimaksudkan untuk membuat kesepahaman baru dalam fikih zakat, karena begitu banyak masalah yang dialami pengelola dan pemerhati zakat dari sudut pandang fikih. “Kita perlu meng-update perkembangan baru terkait (terobosan hukum) fikih di bidang zakat,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (19/11).

Ahmad menuturkan pelaksanaan konferensi tersebut penting untuk diikuti para pegiat zakat, seiring dengan semakin menggeliatnya semangat zakat di berbagai belahan dunia. Konferensi ini akan mengundang perwakilan dari 25 negara dengan pembicara dari 10-12 negara. Setidaknya 200 peserta dari lembaga zakat dunia, seperti Afrika Selatan, Mesir, Oman, Suriah, Inggris, dan lainnya, akan hadir mengikuti konferensi internasional ini. Baca: Pengelolaan Zakat di Indonesia

Perwakilan Pusat Pungutan Zakat Malaysia Amran Hazali, menambahkan konferensi internasional tersebut akan menekankan pada isu fikih zakat dalam dunia kontemporer. Tujuannya antara lain untuk meminta pandangan dan persetujuan konsensus isu zakat kontemporer dan kerjasama antara bangsa, menekankan problem terkini zakat dan solusinya dari perspektif syariah, menciptakan tata kelola terbaik zakat, mengkoordinasikan pengelolaan zakat, mempromosikan keyakinan zakat sebagai solusi bagi masalah umat masa kini utamanya kemiskinan, dan untuk membina jaringan di kalangan ulama zakat.

“Ini adalah konferensi pertama WZF yang membahas fikih zakat. Sudah pasti kesempatan ini harus diambil peserta untuk mendengar pengalaman negara di luar mengenai isu hukum fikih, misalnya perbedaan mazhab yang mungkin terjadi terhadap suatu hukum,” jelas Amran. Baca: Ekonomi Syariah dan Pertarungan Pada Fase Political Economy

Sementara, Ketua Umum Forum Zakat (FOZ) Nur Efendi, menilai penyelenggaraan konferensi ini krusial sekali bagi pegiat zakat di Indonesia, karenanya FOZ pun turut mendukung penuh acara tersebut. “Banyak isu yang perlu disikapi, sehingga punya standar yang sama. Walau mungkin tidak seluruhnya sama, setidaknya dari konferensi ini akan ada kesepakatan bersama,” ujar Nur.

More Stories
Di Tengah Pandemi BRI Syariah Catat Pertumbuhan Laba Bersih Signifikan, Naik 158,46%