Djarum Apresiasi Budaya bekerjasama dengan Teater Abang None Jakarta akan menggelar sebuah sandiwara Betawi bertajuk ‘Jawara’ Langgam Hati dari Marunda.

Dalam lakon Jawara, para pemeran yang terlibat dalam pementasan telah dibekali ilmu silat langsung dari salah seorang pewaris asli kebudayaan Betawi yang juga menjadi penata gerak dalam pementasan, yaitu Atien Kisam, atau yang lebih akrab disapa Bang Atien. Selain itu, mereka juga berkolaborasi dengan tiga perguruan besar silat Betawi yaitu, Sabeni Tenabang, Harimau Belut Putih, Pusaka Jakarta
“Abang None Jakarta selalu memberikan pertunjukan yang kental akan budaya, khususnya budaya Betawi. Mereka merupakan salah satu generasi muda yang patut diapresiasi, karena di era modern yang kuat terpengaruh oleh Budaya luar ini, mereka tetap konsisten untuk mengedepankan kebudayaan Betawi yang juga bagian dari ragam seni budaya yang ada di Indonesia. Untuk itu, kami sangat mendukung niat dan upaya generasi muda yang tergabung dalam Teater Abang None Jakarta ini dalam pementasan ‘Jawara’”, ujar Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation.
Pada produksi kali ini, Teater Abang None Jakarta akan menceritakan perjalanan Asni, yang dituduh merampok rumah Babah Yong. Asni pun melakukan perjalanan untuk mencari siapa yang sebenarnya telah merampok rumah Babah Yong.
Setelah melewati perjalanan panjang, tibalah Asni di Marunda. Pada saat itu sedang digelar sebuah sayembara yang diikuti oleh para jawara silat yang dibuat oleh Bang Bodong, dengan tujuan mencarikan jodoh untuk Mirah, anak Bang Bodong yang sangat cantik dan jago silat. Ternyata, rampok yang selama ini dicari oleh Asni juga mengikuti sayembara tersebut.
Teater Abang None Jakarta berdiri sejak tahun 2009 merupakan bentuk sumbangsih dan usaha dalam melestarikan budaya Betawi, serta sarana untuk memotivasi dan memberikan kesempatan kepada para Abang None Jakarta turut serta dalam usaha tersebut.

