17 Belas Rumah di Pulau Kelapa Dua Rusak Berat 1 Rumah Roboh Ke Laut Diterjang Puting Beliung

[sc name="adsensepostbottom"]

Terjangan angin puting beliung, pada hari selasa 14 november 2017 pukul 20.00 WIB, menyebabkan sebuah rumah roboh serta 17 rumah mengalami kerusakan di Pulau Kelapa Dua, Kelurahan Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, Kepulauan Seribu.

Meski tidak sampai menelan korban jiwa maupun luka, namun akibat musibah tersebut merobohkan rumah dan memporak-porandakan puluhan rumah lainnya serta menumbangkan puluhan pohon.

Lurah Pulau Kelapa Fadli,menuturkan, semalam terjadi hujan deras disertai petir dan angin kencang mulai pukul 19.15-23.00 WIB. Selain 17 rumah yang mengalami rusak berat pada bagian atap dikarenakan genteng rumah-rumah itu terbang terbawa angin dan plafonnya jebol,terdapat satu rumah yang terdorong hingga roboh ke laut,banyak pohon yang tumbang maupun dahannya patah,” kata Fadli, Rabu 15 November 2017

Dijelaskannya, untuk rumah yang roboh ke laut diketahui milik warga bernama Dadang, warga di RT 03/05.

Saat dilakukan konfirmasi Dadang, warga RT 03/05 Kelurahan Pulau Kelapa yang rumahnya roboh dihantam angin puting beliung mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.00.Saat itu dirinya bersama Istri dan anak-nya sedang berada didalam rumah sedang tidur-tiduran karena waktu itu kondisi hujan deras disertai petir dan angin besar.

“Saat kami sedang tidur-tiduran rumah bergoyang seperti diayun-ayun dan pintu rumah terbuka sendiri. Melihat kondisi ini saya langsung mengajak istri dan anak keluar rumah untuk menyelamatkan diri dan tak lama rumah saya roboh dihantam angin puting beliau,”kata Dadang.

Sementara itu Lurah Pulau Kelapa Fadli mengakui di wilayahnya terjadi angin puting beliung. Menurutnya peristiwa itu melanda pemukiman padat ini terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.

Untuk mengatasi masalah tersebut, pihaknya mengerahkan petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) untuk membantu warga membersihkan puing-puing rumah yang terkena angin puting beliung.

Menurutnya angin awalnya berhembus dari arah Barat Daya yang cukup kencang ke pemukiman warga. Angin seperti berputar kemudian menerjang rumah warga dan menyapu genteng atau asbes hingga berterbangan dan menimpa rumah lainnya.

“Data sementara rumah warga yang rusak akibat terkena puting beliung diantaranya milik bapak Otip, Robi, Ading, Ani, Sahanan, Rihana, Samian, Engriya, Jasman, Maun, Rohmat, Sobri, Darman, Diman, Mahmud dan Saprudin. Rumah-rumah tersebut mengalami kerusakan di bagian atap. Sedangkan rumah milik Dadang dinding dan atap rumahnya roboh,” katanya.

“Kerugian yang dialami warga Pulau Kelapa Dua akibat terkena musibah angin puting beliung ditaksir mencapai ratusan juta rupiah,” tutupnya.