2015, BTN Syariah Biayai 23 Ribu Unit Rumah Subsidi

[sc name="adsensepostbottom"]

BTN Syariah turut mendukung program Satu Juta Rumah untuk Rakyat dengan menyalurkan rumah subsidi.

BTN-300x202Kepala Divisi Syariah Bank Tabungan Negara (BTN) Marisa Gemiralda menuturkan backlog perumahan di Indonesia mencapai 13,6 juta unit dengan proyeksi penambahan sebanyak 400 ribu unit per tahun. Untuk menjawab backlog ketersediaan rumah tersebut pemerintah telah mencanangkan program Satu Juta Rumah untuk Rakyat pada 29 April lalu.

“Untuk program Satu Juta Rumah untuk Rakyat ini BTN mendapat tugas khusus melayani masyarakat untuk memenuhi backlog tersebut. Ada tim dari Wakil Presiden yang kontinu mengevaluasi BTN sejauh mana berperan menyalurkan pembiayaan perumahan dan hasilnya BTN menyerap 97 persen dari total penyaluran KPR Subsidi dibanding bank lainnya,” papar Marisa dalam Seminar Nasional Ikatan Ahli Ekonomi Islam, Kamis (3/3).

Ia menambahkan penyaluran rumah subsidi BTN menunjukkan pertumbuhan pesar sejak Program Satu Juta Rumah untuk Rakyat dicanangkan. Pada 2014-2015 pertumbuhannya sebesar 60,31 persen. Pada 2015 total realisasi KPR (subsidi dan nonsubsidi) sebanyak 179.476 unit rumah dengan total pembiayaan mencapai Rp 26,2 triliun.

Marisa memaparkan kontribusi BTN Syariah dalam Program Satu Juta Rumah untuk Rakyat adalah sebesar Rp 1,55 triliun untuk 23.040 unit rumah. Sementara, untuk rumah non subsidi sebanyak Rp 2,7 triliun untuk 16.180 unit rumah. Secara total realisasi KPR BTN Syariah sebesar Rp 4,29 triliun untuk 39.220 unit rumah.

Selain menyalurkan pembiayaan KPR langsung kepada nasabah dengan akad murabahah (jual beli), lanjutnya, BTN Syariah juga mendukung pembiayaan kepada pengembang dan kontraktor dengan menggunakan akad musyarakah (bagi hasil). “Untuk kontraktor kami berikan pembiayaan modal kerja, sedangkan untuk pengembang properti kami bisa membantu untuk pembiayaan konstruksi dan pembelian lahan untuk rumah subsidi sampai dengan Rp 5 miliar,” jelasnya.

[bctt tweet=”BTN menyerap 97% dari total penyaluran KPR Subsidi dibanding bank lainnya”]