2019, Dana Syariah Global akan Capai USD 77 Miliar

[sc name="adsensepostbottom"]

Dana syariah global diperkirakan akan mencapai 77 miliar dolar pada 2019. Meningkat dari sebelumnya yang sebesar 60 miliar dolar AS.

globalislamicfinanceDalam The Global Islamic Asset Management Outlook yang dirilis oleh Thomson Reuters, permintaan underlying akan dana syariah diperkirakan akan tumbuh hingga 185 miliar dolar AS dalam lima tahun mendatang. Studi yang mendasarkan pada survei kepada para manajer aset, investor, regulator, konsultan dan lembaga keuangan ini mengemukakan bahwa ada peluang pertumbuhan industri dana syariah yang besar, namun sulit untuk mencapainya dalam jangka pendek dan menengah.

“Laporan ini memuat kesenjangan supply dan demand saat ini dan yang akan datang, serta menyarankan beberapa strategi dan fokus area yang perlu dipertimbangkan industri agar memaksimalkan potensinya,” kata Global Head of Islamic Capital Markets Thomson Reuters, Sayd Farook, dilansir dari laman Gulf News, Jumat (22/5). Baca: Mengoptimalkan Investasi Reksa Dana Syariah

Di tengah kondisi krisis keuangan, gejolak Arab Spring di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara, serta krisis Eropa, sebagian besar investor dan manajer aset yakin performa dan efisiensi dalam lima tahun terakhir tetap sama. Di sisi lain, kawasan Teluk dinilai sebagai destinasi investasi pilihan utama investor, sedangkan sukuk dan ekuitas menjadi pilihan utama tipe aset pada 2015 dan 2016.

Berbagai area kunci utama industri manajemen aset syariah diantaranya adalah wealth management syariah, private equity, crowd funding, investasi berkelanjutan dan investasi bertanggung jawab sosial. “Hampir 70 persen kekayaan di Timur Tengah ditransfer ke luar negeri. Untuk menarik dana tersebut, manajer aset syariah harus bersaing dengan lembaga asing, dengan menyediakan yield yang atraktif, servis berkualitas dan kustomisasi produk,” kata Managing Director Middle East and North Africa Thomson Reuters, Nadim Najjar. Baca: Dana Syariah untuk Startup

Pada 2014 dana kelolaan syariah tumbuh 5,3 persen dari tahun sebelumnya. Sebagian besar dana kelolaan syariah tersebut berada di Malaysia dan Arab Saudi dengan pangsa pasar 69 persen. Namun di luar dua negara itu, potensi pertumbuhan ada di Pakistan dan Indonesia seiring dengan kondisi iklim politik yang stabil dan upaya memperluas dan memperdalam industri keuangan syariah di seluruh sektor.