(kiri-kanan) Henry Ho, Direktur Utama Danamon; Vera Eve Lim, CFO dan Direktur Danamon dan Indra Baruna, Direktur Utama Adira Insurance hari ini, Kamis (29/1) di Jakarta memaparkan kinerja Danamon tahun 2014.
(kiri-kanan) Henry Ho, Direktur Utama Danamon; Vera Eve Lim, CFO dan Direktur Danamon dan Indra Baruna, Direktur Utama Adira Insurance hari ini, Kamis (29/1) di Jakarta memaparkan kinerja Danamon tahun 2014.

Danamon Syariah Optimis Pembiayaan 2015 Naik di Atas 20%

[sc name="adsensepostbottom"]

Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Danamon Indonesia Tbk, atau biasa disebut Danamon Syariah, pada sepanjang tahun 2014 lalu berhasil menoreh kinerja bisnis yang cukup menggembirakan.

(kiri-kanan) Henry Ho, Direktur Utama Danamon; Vera Eve Lim, CFO dan Direktur Danamon dan Indra Baruna, Direktur Utama Adira Insurance hari ini, Kamis (29/1) di Jakarta memaparkan kinerja Danamon tahun 2014.
(kiri-kanan) Henry Ho, Direktur Utama Danamon; Vera Eve Lim, CFO dan Direktur Danamon dan Indra Baruna, Direktur Utama Adira Insurance hari ini, Kamis (29/1) di Jakarta memaparkan kinerja Danamon tahun 2014.

Hal tersebut disampaikan Chief Financial Officer (CFO) Bank Danamon- Vera Eve Lim yang juga Direktur Bank Danamon dalam acara Paparan Kinerja Bank Danamon akhir pekan lalu (30/1/2015) di Gedung Menara Danamon, Jakarta.

“Selama 2014, kinerja Danamon Syariah cukup menggembirakan. Danamon Syariah berhasil membukukan total aset hampir mencapai angka Rp. 3 triliun. Sementara itu, untuk pembiayaan disalurkan pada tahun 2014 adalah sebesar Rp 2,3 triliun, atau naik sebesar 53% dibanding tahun sebelumnya. Hal tersebut menunjukkan komitmen kami yang kuat untuk terus menumbuhkan Unit Usaha Syariah Danamon ini,” demikian papar Vera Eve Lim.

Dengan menyimak hasil tahun 2014 lalu tersebut, Vera Eve Lim pun menegaskan, bahwa pihaknya tetap merasa optimistis, bahwa untuk tahun 2015 ini kinerja bisnis Danamon Syariah akan terus mencapai kondisi yang positif.

“Kami merasa optimistis, proyeksi Danamon Syariah di  2015 untuk pembiayaan disalurkan akan mencapai diatas 20%, tepatnya antara 20% – 22%. Mudah-mudahan ini bisa terlaksana. Karena secara momentum, kita lihat environment-nya sangat kondusif dibanding tahun lalu,” ujar Vera Eve Lim dengan yakin, seraya menambahkan bahwa pihaknya sangat konsern untuk bisa terus memajukan Unit Usaha Syariah Danamon ini untuk ke depannya.

Vera Eve Lim pun lalu menanggapi pertanyaan MySharing kepadanya tentang kemungkinan Bank Danamon menerbitkan sukuk guna mendapatkan tambahan dana segar yang bisa dimanfaatkan memperkuat permodalan Danamon Syariah.

“Penerbitan sukuk di Danamon saat ini memang kami belum ada rencana. Namun kami juga menunggu, kalau regulator mengijinkan penerbitan sukuk atau obligasi sebagai bagian dari pendanaan, tentu Danamon akan menganggap baik. Itu tentu bisa disalurkan juga dari sisi pembiayaan,” demikian Vera Eve Lim menutup paparannya soal Danamon Syariah.