Aplikasi pendukung wisata bagi umat muslim kembali hadir. Irhal, namanya.

Chief Executive Officer dan Founder Irhal.com, Irfan Ahmad, menuturkan pihaknya telah meluncurkan situs Irhal.com beberapa tahun lalu dan pada 2014 laman Irhal.com telah menerima kunjungan lebih dari satu juta pengunjung unik. “Namun pengguna Irhal ingin juga menerima informasi di ponsel pintar mereka, sehingga akhirnya kami mengembangkan aplikasi Irhal,” jelas Irfan, dilansir dari laman Arab News, Kamis (19/3). Baca Juga: Halal Trip Luncurkan Versi Mobile
Ia menambahkan salah satu kekuatirannya sebagai wisatawan muslim adalah ketika mencari restoran halal, maupun mencari mesjid untuk shalat Jumat di negara minoritas non muslim. “Namun, kali ini hotel dan organisasi pariwisata di Swiss, Irlandia, dan Korea Selatan bahkan sudah menghubungi kami agar memasukkan fasilitas pariwisata mereka yang ramah muslim,” ujar Irfan. Baca: Halal Minds, Aplikasi Panduan Halal di Jepang
- CIMB Niaga Business Summit 2026 Usung Vision Made Possible Dukung Perusahaan Indonesia Tumbuh Berkelanjutan
- Prudential Syariah Luncurkan Asuransi Jiwa PRUCare 360 Syariah
- Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak Signifikan, Tembus Rp1,9 Triliun
- BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat
Berdasar studi Thomson Reuters, wisata syariah merupakan industri senilai 137 miliar dolar AS, dimana wisatawan asal Teluk mengeluarkan dana wisata hingga 40 miliar dolar setiap tahunnya. Penetrasi penggunaan ponsel pintar hingga lebih dari 70 persen membuat Irhal ditargetkan menjadi must-have-item bagi setiap wisatawan muslim. Aplikasi yang baru saja memenangkan Best Islamic Economy Startup Prize dari Dubai Silicon Oasis ini bisa diunduh gratis di Apple atau Android.

