Pengusaha Muslim Masa Depan

Yuk, Jadi Pengusaha Muslim Masa Depan

[sc name="adsensepostbottom"]

Mengambil tema “Be The Next Miuslim Entrepreneur” DINAR 2015 mencoba menyuntikkan kembali pentingnya inovasi dan kreatifitas bagi pengusaha Muslim atau siapapun yang ingin menjadi pengusaha Muslim.

Pengusaha Muslim Masa Depan

Seiring dengan perkembangan bisnis di Indonesia, terdapat banyak hal baru yang muncul dan membuat perkembangan bisnis di Indonesia semakin pesat dan beraneka ragam. Hal itu bisa dilihat dari mulai perkembangan bisnis offline hingga bisnis online syariah, apalagi dengan adanya globalisasi dan terbentuknya MEA, Masyarakat Ekonomi ASEAN, yang membuat area bisnis menjadi semakin luas dan hampir menembus batasan antar negara.

Bahkan tak jarang bisnis di Indonesia telah banyak mengundang para investor, baik dalam negeri dan luar negeri yang tertarik untuk menanamkan modal mereka. Hal ini tentu saja merupakan kabar baik yang harus memicu kita untuk membuat perkembangan bisnis di Indonesia menjadi semakin lebih baik, khususnya di era Masyarakat Ekonomi ASEAN dan persaingan global seperti sekarang ini.

Sejarah telah membuktikan bahwa salah satu faktor pemicu terpenting perkembangan bisnis di berbagai negara adalah usaha dan karya para wirausahawan yang memiliki semangat berinovasi dan berkreasi. Kita bisa melihat berbagai bisnis yang dilakukan oleh Abdurizal Bakrie, Sandiaga Uno, Chairul Tanjung, dan lain-lain. Mereka merupakan sebagian kecil dari para penggiat bisnis yang masih bertahan dan menjadi inspirator bagi semua pengusaha di negeri kita ini. Sebagai generasi penerus bangsa, kita tak hanya menikmati hasil perjuangan para pengusaha terdahulu, namun kita juga harus berkarya lebih baik lagi agar bisa bertahan dalam menghadapi persaingan yang begitu ketat.

Tak Cukup Inovatif dan Kreatif
Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah menjadi pengusaha yang tak hanya inovatif dan kreatif, namun juga memiliki karakter dan berakhlakul karimah dalam berbisnis. Menjadi pengusaha Miuslim tentu berbeda dengan pengusaha biasa. Hal itu bisa dilihat dari nilai-nilai dan prinsip yang dipegang yang akan berpengaruh pada aktivitas bisnis yang dilakukan, sehingga bisa mewujudkan perekonomian yang kondusif dalam jangka panjang agar manfaat ekonomi bisa dirasakan oleh semua pihak. Islam mengajarkan bahwa sebaik-baik manusia adalah manusia yang paling bermanfaat bagi manusia yang lainnya, maka dari itu mahasiswa/i STEI Tazkia mencoba mewujudkan hal itu dengan mengadakan salah satu event besar tahunan yang berisi berbagai macam acara dan kegiatan menarik, bermanfaat serta kaya akan ilmu yang dinamakan dengan DINAR, Days of Islamic Economic Revival.

DINAR tahun ini bertemakan “Be The Next Miuslim Entrepreneur” yang insyaAllah akan diselenggarakan pada tanggal 9 dan 10 Mei 2015 di kampus utama STEI Tazkia Sentul City-Bogor. DINAR tahun ini mencoba untuk membuat hal yang baru dan berbeda dari DINAR di tahun-tahun sebelumnya dengan menjadikan event ini bertujuan untuk menstimulus para pemuda Miuslim untuk berwirausaha dan mengembangkan kreativitas serta inovasi untuk bisa bersaing dalam perekonomian global. Maka kali ini DINAR mencoba untuk mewujudkan hal itu dengan mengadakan berbagai kegiatan penting.

Rangkaian kegiatan dalam DINAR tahun ini di antaranya adalah Entrepreneur Corner yang berbentuk talkshow interaktif, dimana pembicara yang dihadirkan di antaranya adalah M. Syafii Antonio, Sandiaga Uno, Mas Mono dan Iim Fahima Jachja yang merupakan tokoh-tokoh pengusaha Muslim dan Muslimah terkenal serta inspiratif. Selain itu, DINAR juga akan mengadakan kajian rutin bulanan Sukses, Kaya, Bahagia (SKB) dengan Asmaul Husna dan teladan Rasulullah SAW. spesial karena akan diisi oleh Ketua Umum ICMI (Ilham Akbar Habibie), Pakar Ekonomi Syariah (M. Syafii Antonio) dan Menteri Perdagangan RI (Rachmat Gobel).[su_pullquote align=”right”]”Kajian ini diadakan dengan tujuan untuk menumbuhkan semangat berwirausaha sesuai teladan Rasulullah SAW”[/su_pullquote]

Kajian ini diadakan dengan tujuan untuk menumbuhkan semangat berwirausaha sesuai teladan Rasulullah SAW. serta mengkaji Asmaul Husna untuk meraih kesuksesan serta kebahagiaan dunia dan akhirat. Dan tak kalah penting, DINAR juga akan mengadakan Mabit Entrepreneur, Malam Bina Iman dan Takwa dengan nuansa kewirausahaan Islam, dengan menghadirkan Valentino Dinsi dan Muhaimin Iqbal.

Ada Stand Up Comedy Juga
Tak hanya itu, kali ini DINAR juga mengadakan acara DINARFEST yang merupakan kompetisi stand up comedy, sebagai ajang kreativitas dalam berdakwah, dan juga mengadakan acara DINARCUP yang berupa kompetisi olahraga futsal dengan tujuan untuk mempererat tali silaturahmi di antara mahasiswa STEI Tazkia. Selain itu, DINAR juga mencoba untuk menarik minat masyarakat dengan mengadakan FOODFEST, festival makanan halal Tazkia. Lalu sebagai upaya pembentukan entrepreneur di lingkungan kampus STEI Tazkia, DINAR bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mengadakan program pelatihan dan pendampingan usaha yang dinamakan dengan Entrepreneur Challenge.

Event DINAR ini sangat penting untuk diikuti, karena event ini tak hanya ditujukan bagi para pengusaha yang sudah menjalankan bisnis, tapi untuk semua kalangan yang mau belajar dan berusaha menjadi pengusaha Miuslim sukses yang berkarakter dan berakhlakul karimah sesuai syariat Islam di tengah era Masyarakat Ekonomi ASEAN dan persaingan global. Untuk update acara, dapat mengikuti twitter DINAR di: @dinartazkia.