ECPAT International adalah sebuah jaringan organisasi dan individu yang bekerja bersama sama untuk menghapuskan eksploitasi anak (ESKA).

Pemberian layanan pengasuhan dan perlindungan bagi anak-anak korban eksploitasi nasional dan melaksanakan program proram penigkatan kesadaran dan sensitisasi dengan anak-anak atau masyarakat yang rentan. Sebagai sebuah jaringan yang bersatu, ECPAT international berusaha untuk mendorong masyarakat dunia untuk menjamin bahwa anak-anak dimanapun dapat menikmati hak-hak mendasar mereka dan merasa aman dari semua bentuk eksploitasi seksual komersial.
Isu pariwisata seks anak telah menjadi fikus utama dari jaringan ECPAT sejak kemunculannya pada tahun 1990. Jaringan ECPAT tersebut memulainya dengan sebuah kampanye menantang pariwisata seks anak pasca peluncuran berbagai temuan penelitian tentang isu pelacuran anak dan pariwisata Asia di Thailand, Sri Lanka dan Filipina.
- Masjid Al-Ikhlas PIK Dibuka, Usung Islamic Classical Architecture Padukan Keindahan, Kesederhanaan dan Kekhusyukan
- CIMB Niaga Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Pelajar di 2026
- “D-8 Halal Expo Indonesia 2026”, Tegaskan Komitmen Indonesia dalam Mendorong Ekonomi Halal
- BSI Catat Penjualan Emas Tembus 2 Ton, Nasabah Nikmati Kenaikan Harga
Dalam sebuah pertemuan di Chiang Mai, Thailand Utara, para individu dan lembaga yang konsern terhadap isu tersebut merasa sangat prihatin dengan situasi mengerikan yang digambarkan oleh temuan-temuan penelitian tersebut dengan meluncurkan sebuah kampanye berjudul End Child Prostitution in Asia Tourism (ECPAT)
Saat ini,Sekretariat ECPAT International dan jaringan ECPAT Internasional terus bekerja secara aktif untuk menghapuskan semua bentuk ESKA. Walaupun banyak jaringan ECPAT yang bekerja untuk mencegah pariwisata seks anak melalui kampanye, penelitian, sistem pelaporan dan kerja sama dengan industri pariwisata, tetapi banyak juga kelompok ECPAT yang memfokuskan pada bentuk-bentuk ESKA yang lain, yaitu perdagangan anak untuk tujuan seksual, pornografi anak dan pelacuran anak.
para mitra jaringan tersebut bekerja sama dengan berbagai lembagadan organisasi terkait di seluruh dunia untuk menjamin bahwa tersedia perlindungan yang terus menerus dan efektif terhadap anak dari semua bentuk eksploitasi seksual komersial.

