Jakarta Fashion and Food Festival (JFFF) resmi dibuka hari ini, Rabu (13/5) di Summarecon Kelapa Gading Center Jakarta Utara.

Tahun ini, Food Festival kembali mempersembahkan Kampoeng Tempoe Doeloe (KTD) dengan mengangkat tema “Pelaboehan Soenda Kelapa”. Lokasi yang disulap semikian rupa menyerupai pelabuhan masa lampau, dilengkapi dekorasi atraktif dan ornament-ornamen layaknya pelabuhan serta replika kapal penuh warna.
Chairman JFFF, Soegianto Nagaria, menuturkan, Pelaboehan Soenda Kelapa adalah salah satu ikon Jakarta, dimana Summarecon mendukung kembali kejayaan maritim.” Indonesia negara dengan kepulauan terbesar, dan kami mendukung kejayaan maritim,” kata Soegianto.
Lebih lanjut ia menyampaikan, KTD menghadirkan 117 tenant booth maupun gerobak makanan dengan sekitar 200 menu makanan khas nusantara , makanan ringan tradisional hingga makanan barat, bisa dinikmati di lokasi bernuansa Pelaboehan Soenda Kelapa.
Kehadiran KTD ini juga akan dimeriahkan berbagai kegiatan seperti tasting competition, presentasi kuliner demo masak, dan lainnya. Tahun ini, untuk pertama kalinya, Sake dari Jepang juga akan diperkenalkan melalui workshop, presentasi dan sake tasting. Hiburan seperti Tanjidor, Ondel-Ondel, Traditional Live Music, Keroncong Tugu, Tarian Betawi dan Gambang Kromong. Sehingga sambil menikmati kelezatan aneka hidangan makanan, pengunjung dapat menikmati suasana meriah Pelaboehan Soenda Kelapa. .
Sementara itu, Fashion Extravaganza ditampilkan bersamaan dengan Fashion Village Trade Show yang digelar di sepanjang Forum Mal Kelapa Gading (MKG3) hingga MKG5. Menurut Soegianto, pameran dagang ini akan menampilkan kekayaan Indonesia lewat busana ready to wear rancangan desainer muda, sekolah fesyen, butik besar maupun kecil, berbagai merek terkenal dan desainer ternama.
Acara Fashion Extravaganza tidak hanya sampai situ, akan ada banyak fashion show yang diselenggarakan di Ballroom Harris Hotel & Conventions Kelapa Gading pada 20-28 Mei. Tahun ini beberapa desainer seperti Marga Alam, Adjie Notonogero, Mien R. Uno dan GRA Satuti Yamin akan memamerkan karya-karya terbaiknya, sementara Didi Budiardjo akan menampilkan fashion show Batik Pekalongan yang merupakan hasil kerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Pekalongan. “Kami juga memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan industri fesyen dengan mengadakan JFFF Award pada 28 Mei 2015,” ujarnya.
Gading Nite Carnival dengan tema “Odyssey in Harmoni” ditampilkan pada Kamis besok (14/5). Karnaval ini akan mengilustrasikan berbagai macam elemen seperti es, air, api, pasir, emas dan masih banyak lagi. Pengunjung akan dihibur dengan para penari dengan kostum megah, dekorasi yang indah, serta pesta kembang api spektakuler.

