Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke IX pada 24-27 Agustus mendatang di Surabaya, Jawa Timur. Munas ini akan membahas dan merespon berbagai masalah keumatan.

Lebih jauh ia menuturkan, bahwa dalam munas tersebut akan dibagi empat sub-sub tema. Pertama, revitalisasi dakwah menuju khairru ummah (kebaikan umat), kedua peningkatan kualitas pendidikan untuk mewujudkan sumber daya manusia berkualitas. Ketiga adalah pemberdayaan ekonomi umat dalam rangka mewujudkan kesejahteraan umat dan bangsa. “MUI juga akan mewujudkan etika dan moral serta oreintasi kerakyatan dalam politik,” tukasnya.
Selain itu, lanjutnya, Munas MUI bertajuk Islam Untuk Dunia yang Berkeadilan dan Berkeadaban,” juga akan menentukan komposisi pengurus teras dan arah gerak untuk lima tahun kedepan. Diharapkan dapat mengambil keputusan secara musyawarah mufakat untuk pedoman bagi pengurus MUI periode 2015-2020.
Munas ke-IX MUI ini akan menyempurnakan Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) MUI, garis-garis besar program MUI peroide 2015-2020, Fatwa MUI, dan penetapan susunan personalia Dewan Pengurus MUI periode 2015-2020.
Adapun peserta Munas terdiri dari anggota Dewan Penasehat, Dewan Pimpinan Harian, Pleno Dewan Pimpinan, dan pimpinan lembaga MUI Pusat. Namun demikian, tegas Anwar, tidak semua perwakilan cabang MUI akan hadir dalam Munas tersebut. Karena terdapat ketentuan bahwa untuk utusan MUI Provinsi dari seluruh Indonesia. Yakni satu provinsi yang terdapat kurang dari 10 kepengurusan MUI kabupaten kota diwakili oleh lima orang utusan.
Utusan itu, kata dia, terdiri dari Ketua Umum dan Sekretaris Umum MUI Provinsi, Ketua Fatwa MUI provinsi, dan selebihnya dari MUI kabupaten/kota. Kemudian satu provinsi dari 10 MUI kabupaten/kota diwakili oleh enam orang utusan. Selanjutnya, satu provinsi yang terdapat lebih dari 20 MUI kabupaten/kota diwakili oleh tujuh orang utusan. Selain utusan daerah, terdapat utusan dari ormas Islam, pesantren, dan Perguruan Tinggi Islam yang ditetapkan panitia pengarah Munas. “Munas MUI yang akan diselenggerakan pada 24-27 Agustus 2015 ini akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo dan ditutup oleh Wapres Jusuf Kalla,” ujar Anwar.

