Untuk meningkatkan pertumbuhan pariwisata dan industri kreatif daerah, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendukung penyelenggaraan ”Lombok Sumbawa Pearl Festival (LSPF) 2015.” Acara ini dipastikan dapat meningaktakan investasi dan akses pasar yang lebih luas.

Asdep Pengembangan Segmen Pasar Kemenparekraf Raseno Arya mengatakan, pihaknya sangat mendukung terselenggaranya LSPF 2015 yang mampu mendatangkan wisatawan dan menggerakan perekenomian masyarakat. ”Kegiatan LSPF ini akan memberikan peluang investasi dan akses pasar yang luas,” kata Raseno, seperti dikutip MySharing dari laman Kemenparekraf, Rabu (19/8).
Menurutnya, hal ini terbukti dari nilai transaski di LSPF yang terus meningkat setiap tahunnya. Tahun lalu, nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp 6,2 miliar. Sedangkan pada LSPF 2015 ini, Dinas Pariwisata dan Budaya Provinsi NTB menargetkan peningkatan nilai transaksi mencapai 10-15 persen dari tahun sebelumnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Provinsi NTB, Moh. Faozal mengatakan, LSPF 2015 merupakan bagian dari rangkaian “Bulan Budaya Lombok Sumbawa. Adapun tujuannya diselenggarakannya acara ini adalah untuk mempopulerkan daerah Lombok dan Sumbawa sebagai penghasil mutiara berkelas international, menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan masyarakat terhadap mutiara Indonesia.
Terpenting lagi, lanjutnya, menggerakkan perekonomian rakyat, apalagi saat ini mutiara lokal mendapatkan saingan dari negara China. “Secara kualitas, mutiara kita terbaik. Sementara itu secara harga, karena prosesnya alama, mutiara Indonesia tentu lebih mahal dibandingkan mutiara China,” ujar Faozal.
Lebih lanjut ia menuturkan, kualitas mutiara yang tinggi ini yang menyebabkan LSPF tidak hanya diminati buyer lokal, tapi juga international. Beberapa buyer yang akan menghadiri LSPF 2015 yaitu China, Australia, Singapura, Filipinan, dan Inggris. “Target kita untuk LSPF 2015 ini, selain para buyer tersebut juga diharapkan didatangi 2000 pengunjung,” katanya.
Selain LSPF 2015, selama even Bulan Budaya Lompok,” juga akan diisi serangkaian acara menarik. Antara lain Mataram Carnival, Pekan Tenun Lombok Sumbawa, Pameran Ekonomi Kreatif, Dialog Budaya, Pentas ISI Yogyakarta, Bedah buku Sastra NTB, pertunjukkan sastra, permainan rakyat, workshop, pentas tradisi lisan, wayang potehi, dan pemilihan putri NTB.

