Krisis pangan yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia telah menyebabkan gizi buruk di beberapa wilayah.

Untuk menanggulangi krisis kurang gizi, serta membantu masyarakat yang kurang mampu, Rumah Zakat (RZ) kembali menjalin kerjasama dengan Adam Bilfagih melalui program Siaga Gizi Balita.
Program yang ditujukan untuk perbaikan gizi balita dengan memberikan Paket Makanan Tambahan dan meningkatkan kualitas tumbuh kembang balita yang terindikasi kekurangan gizi ini, diimplementasikan di dusun Kuwon RT 03/RW 05 Tugu Jumantono, Kabupaten Karanganyar.
Lokasi merupakan sebuah wilayah yang berada di pegunungan yang susah akses kendaraan. Mata pencaharian warga sebagian besar buruh tani dan buruh bangunan. Rumahnya permanen dari tembok tapi sudah lapuk dan bolong-bolong kalau hujan pun bocor.
Fasilitas kesehatan yang dapat diakses warga yaitu puskesmas yang berada cukup jauh dari tempat tinggal warga. Tidak ada angkutan umum menuju ke Puskemas ini, jarak lokasi Puskesmas dengan tempat tinggal warga, dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua kurang lebih selama 15 menit.
RZ menyalurkan bantuan Siaga Gizi kepada anak yang kondisinya berada digaris merah. Dia bernama Surya Vico dan Aprilia Saputri, di usianya sekarang Surya memiliki berat badan hanya 16 kg. Orang tua Surya sangat terharu saat mendapat bantuan Siaga Gizi dari RZ. “Terima Kasih RZ dan Adam Bilfagih telah peduli dan memperhatikan kondisi anak saya sehingga kini sehat dengan berat badan 17,6 kg,” kata orang tua Surya sebagaiomana dikutip dari laman resmi Rumah Zakat, Senin (24/8).

