Universitas Trilogi (Untri) Jakarta, telah sukses mengembangkan Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) di 26 Rukun Warga (RW) di Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

“Tinggal 4 RW lagi di Kecamatan Pancoran yang belum ada Posdayanya. Ini menjadi target kami di masa depan,” kata Rizal, dalam keterangan press yang diterima MySharing, Jumat (28/9).
Untuk itu, menurut Rizal, pihaknya akan terus melakukan pembimbingan di lapangan bersama mahasiswa dan masyarakat dalam pengembangan Posdaya di setiap RW. “Mahasiswa tidak kami biarkan tanpa bimbingan, sehingga targetnya jelas. Bukan asal KKN,” tegasnya.
Sementera itu, Rektor Untri Prof Asep Syaefuddin menambahkan, kerja sama antara Untri dan Yayasan Damandiri telah memperlihatkan hasil yang menggembirakan. Ketika program KKN Tematik Posdaya diperkenalkan pada 2006, kata Asep, hanya diikuti tiga perguruan tinggi (PT). Namun, saat ini tercatat ada 382 PT di seluruh Indonesia yang turut mengembangkan Posdaya di lingkar kampus masing-masing.
Dengan program Posdaya, lanjut dia, mahasiswa, dosen pembimbing lapangan perguruan tinggi bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat bahu membahu mengatasi kesulitan warga dari golongan pra sejahtera yang ada di lingkungan kampus.
Perumahan kumuh dan warga miskin mendapat prioritas dalam program pemberdayaan dan pengabdian masyarakat dari para mahasiswa.” Mahasiswa harus ditumbuhkan kecintaannya membantu keluarga-keluarga miskin di seputar kampus dan rumah,” ujarnya.
Ketua Dewan Pembina Untri Prof Haryono Suyono berharap Untri menjadi tempat percontohan pengembangan Posdaya di sekitar lingkar kampus di Jakarta.
Menurut Haryono, Posdaya harus mewadahi berbagai kegiatan masyarakat, seperti posyandu, PAUD, KB dan kegiatan mewujudkan kesehatan masyarakat. Enam kelurahan di Kecamatan Pancoran harus bebas dari warga yang tidak punya jamban atau WC. Artinya, seluruh warga di Kecamatan Pancoran harus punya WC.
“Kita harapkan Untri bisa menjadi tempat tujuan studi banding dalam pengembangan kebun bergizi, pengembangan ekonomi kreatif yang dapat mensejahterakan masyarakat,” kata Ketua Yayasan Damandiri ini.
Adapun Camat Pancoran Amin Haji menyatakan, Posdaya tidak hanya melakukan kegiatan upacara, tetapi menjadi perkumpulan warga yang ingin bekerja untuk kesejahteraan masyarakat.
“Kami ingin 33 RW yang ada di Kecamatan Pancoran memiliki Posdaya. Salah satu kegiatan Posdaya di Apartemen Kalibata City adalah Posyandu. Saat ini anggootanya sudah 200 orang, sebagian punya anak balita,” papar Amin.

