OJK Tetapkan Rabu Sebagai Hari Pelajar Menabung

[sc name="adsensepostbottom"]

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan setiap Rabu pada pekan pertama sebagai hari rajin menabung.

kirianKetua Dewan Komisoner OJK Muliawan D Hadad mengatakan wujud keseriusan OJK dalam mengembangkan budaya menabung di Indonesia, pihaknya menetapkan setiap Rabu pekan pertama sebagai hari rajin menabung.“Hari Rabu memang sengaja dipilih. Biar cocok, karena Rabu bisa berarti ”rajin menabung,” kata Muliaman, di Jakarta, Selasa (8/9). Baca: Menang Dukung Program Simpel iB.

Lebih lanjut ia memaparkan, program ini akan melibatkan seluruh kepala daerah, dinas pendidikan dan lainnya. Sehingga, nantinya program ini bisa digelar serentak dalam satu provinsi atau kabupaten. ”Program ini, kami lakukan secara bertahap dengan harapan semoga pemahaman menabung semakin hari semakin baik,” ujarnya.

Muliaman mengakui bahwa dukungan dan peran serta dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Agama (Kemenag) sangat diperlukan dalam mengembangan kesadaran menabung pelajar. Untuk mendorong budaya menabung, OJK mengembangkan program Simpan Pelajar (Simpel/Simpel iB) bersama 14 bank umum baik konvensional maupun bank syariah.

Terkait prorgam tabungan tersebut, Direktur Utama BNI Achmad Baiquni menyatakan, BNI menargetkan perolehan 100 ribu rekening pelajar pertahunnya dalam bentuk simpanan. ”Ya kita kerja sama dulu dengan sekolah-sekolah, itu syaratnya dari OJK. Melalui kerja sama dengan sekolah, kita targetkan 100 ribu rekening pertahun,” kata Achmad.

Adapun Direktur Utama BNI Syariah Dinno Indiano menargetkan hingga akhir tahun ini dapat memperoleh sekitar 7.000 rekening pelajar, yang mana saat ini baru mencapai 3.000 rekening.

Dinno menegaskan, bahwa keuntungan dari simpanan pelajar ini adalah dana murah. ”Ya tapi kita tidak bisa berharap banyak dari anak-anak. Yang penting adalah dukungan untuk program gemar menabung. Ini sangat bagus,” ujarnya. Baca: Simpel iB, Produk Unggulan Edukasi Sejak Dini

Sementara itu, Direktur BCS Suwignyo Budiman mengatakan bahkan pihaknya belum menargetkan berapa rekening yang akan diserap pertahunnya. Namun demikian, ia mengaku, bahwa BCA telah berkerja sama dengan 10 sekolah di Bandung, Jawa Barat untuk mengembangkan tabungan Simpel ini.

”Program ini baru, perseroan belum ada target. Karena baru akan dimulai di Bandung, baru setelah berjalan akan dikembangkan di berbagai kota lainnya,” papar Suwigyo.