Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk keras aksi brutal Israel terhadap masjid Aqsha dan umat Islam Palestina. MUI meminta agar Persatuan Bangsa-Bangsa mengembargo Israel.

Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin mengatakan MUI mengutuk keras tindakan Israel terhadap umat Islam yang sedang beribadah di masjid Al-Aqsha Palestina.
“Israel sudah berkali-kali bertindak biadab membunuh dan sebagainya, seperti tidak ada yang melarang tidak ada aturan. Sehingga Israel itu bisa berbuat apa saja sesukanya. Ini tidak boleh dibiarkan,” kata Ma’ruf kepada MySharing, di kantor MUI Pusat Jakarta, Selasa (22/9).
MUI, kata Ma’ruf, meminta pemerintah Indonesia menggalang solidaritas dari berbagai negara bukan saja negara Islam. Indonesia harus ambil peran untuk memobilisasi berbagai negara mendesak Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menghentikan tindakan keji Israel, seperti memberikan sanksi atau pemboikotan.
- Milad ke-34, Bank Muamalat Teguhkan Komitmen Tumbuh Bersama dan Memberi Manfaat
- BCA Syariah Gelar Aksi Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
- Pembiayaan Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat Melonjak 11 Kali Lipat
- Bank Mega Syariah Ekspansi Pembiayaan Emas, Dorong Akses Investasi Emas via Flexi Gold
Menurut dia, peran negara Muslim untuk menghentikan serangan Israel terhadap Palestina sangatlah penting. Termasuk peran Indonesia sebagai negara Muslim terbesar di dunia. Begitu pula dengan negara non Muslim yang peduli pada hak asasi manusia harus menentukan sikap mendesak PBB untuk memberikan sanksi keras pada Israel.
“Harus ada resolusi tegas dari PBB dan kalau perlu diembargo. Kucilkan Israel itu, karena sudah berkali-kali bertindak biadab. Dunia harus bisa mencegah Israel,” tegas Ma’ruf.

