Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop dan UKM) menargetkan Smesco Festival 13 Tahun 2015 membubuhkan transaski Rp 21 miliar. UKM Indonesia juga bisa go international.

“Kami targetkan Smesco Festival ke 13 ini menarik 26.250 pengunjung dan menyerap transaksi sekitar Rp 21 miliar,” kata Emilia kepada MySharing, ditemui di area Smesco Festival di Jakarta Convention Centre (JCC) Senayan, Jumat (2/10).
Emilia optimis target tersebut bisa tercapai mengingat jumlah peserta dan keragamaan produk yang dipamerkan lebih banyak dari tahun sebelumnya. Tahun lalu, lanjutnya, pengunjung mencapai 25.000 dengan jumlah trasaksi Rp 20 miliar, sehingga diharapkan tahun ini ada kenaikan 5 persen.
Lebih lanjut ia menuturkan, bahwa Smesco Festival ke 13 2015 ini, teltah diperbaiki dan ditingkatkan kualitas penyelenggaraanya. Sehingga ia menyakini berbeda dengan pameran Inacraff, Dekranas, dan pameran sejenisnya. “Festival ini memamerkan produk unggulan KUKM Indonesia pilihan curator professional di bidangnya. Sehingga diharapkan menjadi icon dan identitas pameran koperasi dan UKM Indonesia,” ujarnya.
Menurutnya, acara ini merupakan puncak prestasi pemberdayaan koperasi dan UKM yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan daerah lintas kementerian dan lembaga yang diselenggarakan setiap tahun sejak tahun 2003, sebagai rangkaian peringatan ulang tahun koperasi.
Namun demikian, kata dia, selain produk UKM, pameran ini juga memperkenalkan produk perabotan rumah tangga dari IKEA. “Produk IKEA ini kan besar dan dikenal bagus. Makanya kita ajak IKEA untuk belajar bagaimana menjadi sebuah UKM ritel yang besar dan mendunia,” paparnya.
Emilia mengaku bahwa kelemahan UKM Indonesia adalah dalam hal menjaga kontinuitas produk. Dengan dihadirkan IKEA diharapkan dapat memberikan kiat sukses agar UKM Indonesia bisa kuat dan berkembang hingga dunia international.
Dari pantau, terlihat ada sekitar 500 stand lebih yang memamerkan aneka produk UKM dari berbagai provinsi Indonesia.

