BNI Syariah Campaign Hasanah
Direktur Utama BNI Syariah - Dinno Indiano (tengah) didampingi direksi BNI Syariah saat meresmikan campaign corporate "Hasanah Titik" di Kantor Pusat BNI Syariah, Jakarta,

BNI Syariah Luncurkan Campaign Corporate “Hasanah Titik”

[sc name="adsensepostbottom"]

Tahun 2014 merupakan tahun yang unik, karena akan ada beberapa event besar seperti pesta demokrasi berupa pemilu legislatif, pemilihan presiden, hingga Piala Dunia. Sehingga pesan-pesan yang ada di pasar akan menjadi sangat hectic dan penuh distorsi. Nah, BNI Syariah tak ingin kalah di dalam menyampaikan pesannya ke pasar. Tema komunikasi yang diusung bank syariah satu ini lebih berorientasi kepada pesan moral untuk mengajak pada kebaikan atau Hasanah.

BNI Syariah Campaign Hasanah
Direktur Utama BNI Syariah – Dinno Indiano (tengah) didampingi direksi BNI Syariah saat meresmikan campaign corporate “Hasanah Titik” di Kantor Pusat BNI Syariah, Jakarta.

“Hasanah Titik” adalah tema campaign korporat BNI Syariah yang mulai dicanangkan di tahun 2014 ini. Manajemen BNI Syariah berharap kata “Hasanah” akan menjadi icon dan “legacy” dari BNI Syariah.

“Kita berharap dengan campain Hasanah ini mampu memberikan spirit menyebarkan kebaikan kepada semua pihak. Hasanah juga harus tercermin pada seluruh produk, layanan, fasilitas, aktivitas hingga perilaku karyawan BNI Syariah, semuanya itu harus mencerminkan makna ‘Hasanah’ yaitu semua yang membawa kebaikan, baik kebaikan dunia maupun akhirat,” jelas Direktur Utama BNI Syariah Dinno Indiano saat peluncuran campaign corporate “Hasanah Titik”, di Kantor BNI Syariah, Rasuna Said, Jakarta, 27/2/2014.

Lebih lanjut Dinno, manajemen BNI Syariah pun berharap agar segenap insan Hasanah BNI Syariah (karyawan) dapat meresapi kembali perilaku amanah jamaah yang sudah dimiliki dan apabila hal itu dijalankan dengan konsisten, maka hasilnya tidak lain adalah “Hasanah”, hal ini bisa dimulai dengan meluruskan niat dan merubah paradigm.

“Untuk para jurnalis bisa juga menjadi jurnalis Hasanah, cukup dengan menampilkan berita dan data sesuai fakta lapangan dan terus memberikan informasi positif perbankan syariah kepada khalayak umum,” tutup Dinno sambil tersenyum.

BNI Syariah sendiri awalnya adalah Unit Bisnis Strategis bagian dari BNI yang mulai beroperasi sejak 29 April 2000. Pada 19 Juni 2010 status BNI Syariah meningkat menjadi Bank Umum Syariah (BUS). Saat ini BNI Syariah telah didukung oleh jaringan yang cukup luas di seluruh Indonesia, yaitu 285 outlet syariah yang tersebar di seluruh Indonesia, serta didukung oleh lebih dari 1500 Kantor Cabang BNI yang melayani pembukaan rekening syariah.