Majelis Ulama Indonesia (MUI) menghimbau sebaiknya Presiden Joko Widodo ikut shalat Istisqa Nasional, daripada berfoto dengan Suku Anak Dalam di Jambi. Apalagi, jika foto-foto itu sekadar untuk pencitraan.

Menurut Yusnar, sesi pemotretan seperti dengan suku anak dalam itu tidak sepantasnya dipublikasikan jika hanya untuk pencitraan saja. Sebab, posisi presiden yang juga Kepala Negara haruslah semata-mata bekerja demi rakyat. “Bagi saya, presiden itu adalah pemimpin negara yang harus mengelola pemerintahaan. Saya juga tidak tahu apakah ini murni pencitraan atau bagaimana mendulang simpati,” katanya
Yusnar menegaskan, daripada ke Jambi hanya untuk foto-foto, alangkah baiknya jika presiden Jokowi pada hari Minggu (1/11) itu dating ke Masjid Istiqlal untuk ikut shalat Istisqa Nasional memohon hujan kepada Allah SWT.
- Milad ke-34, Bank Muamalat Teguhkan Komitmen Tumbuh Bersama dan Memberi Manfaat
- BCA Syariah Gelar Aksi Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
- Pembiayaan Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat Melonjak 11 Kali Lipat
- Bank Mega Syariah Ekspansi Pembiayaan Emas, Dorong Akses Investasi Emas via Flexi Gold
Sebab dengan begitu, tegas Yusnar lagi, empati Jokowi kepada penyelamat Bumi dan penghuninya terlaksana. Sehingga, rakyat akan merasa mendapat perhatian dari pemimpinnya karena melakukan tugasnya dengan ikhlas bukan sekedar pencitraan.
Sementara terkait masalah Suku Anak Dalam, menurutnya, mestinya presiden Jokowi menyerahkan ke Kementerian Sosial, Kementerian Desa dan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan. Tidak harus Jokowi yang melakukannya. “ Sepertinya, pendelegasian wewenang dalam pemerintahan Jokowi-JK belum berjalan dengan semestinya,” tukas Yusnar.
Yusnar menuturkan, bahwa apapun semua itu bisa menjadi pelajaran bagi Presiden Jokowi. Seperti foto pertemuannya dengan Suku Anak Dalam di Jambi, yang menjadi perbincangan hangat, khususnya di dunia maya. Banyak yang menilai foto-foto tersebut sekedar pencitraan, padahal kinerjanya sebenarnya tidak jelas kemana arahnya.
Seperti diketahui, dalam foto yang sudah tersebar luas tersebut, tampak Presiden Jokowi berdialog dengan beberapa orang dari Suku Anak Dalam yang mengenakan cawat (celana dalam).

