Indonesia baru saja berhasil meraih tiga penghargaan World Halal Travel Award 2015 di Abu Dhabi, UEA, akhir Oktober 2015 lalu. Sebuah prestasi membanggakan bagi para pelaku wisata halal di tanah air.

Karena itu, menurut Riyanto Sofyan, setelah meraih penghargaan di atas, ada beberapa langkah strategis yang penting segera dilaksanakan oleh Indonesia dalam rangka pengembangan wisata halal di tanah air.
“Pertama, menciptakan wisata halal unggulan dengan prioritas pembuatan icon obyek wisata halal Indonesia, seperti Great Jakarta (Jakarta & Bandung), Great Batam (Batam, Aceh & Sumatra Barat), dan Great Bali (Bali & Lombok),” jelas Riyanto Sofyan saat malam Tasyakuran kemenangan Indonesia di World Halal Travel semalam (Senin/9/11/15) di Hotel Sofyan, Jakarta.
- CIMB Niaga Luncurkan OCTO Arena di Jakarta, Perluas Pengalaman Lifestyle Padel Nasabah dan Masyarakat
- BPKH dan Bank Muamalat Jaga Silaturahmi dengan Jurnalis Medan
- BCA Syariah Catat Pertumbuhan Aset 17,2% YoY, Perkuat Dampak via Inisiatif Sahabat Berkahmu
- Bank Muamalat Gelar Silaturahmi dan Diskusi bersama Para Jurnalis Medan
Langkah kedua, lanjut Riyanto, yang perlu dilakukan adalah perbaikan produk dan jasa usaha pariwisata halal beserta peningkatan infrastruktur, amenities, kelengkapan dan keperluan wisata halal.
“Yang ketiga, promosi dan aktif melaksanakan “Leadership Initiatives” dalam rangka meningkatkan Brand Equity Indonesia sebagai destinasi utama wisata syariah dunia,” ujar Riyanto.
Menurut Riyanto Sofyan, diharapkan spirit kemenangan Indonesia di World Halal Travel ini bisa tetap terjaga.
“Momentum kemenangan ini bisa dimaksimalkan untuk pengembangan pariwisata Indonesia dan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan asing ke Indonesia, utamanya wisatawan Muslim se-dunia,” demikian Riyanto Sofyan.

